Berebut Foto dan Hadiah Nyaris Anarkis

KETAT - Paspampres melakukan penjagaan ketat terhadap Iriana Jokowi dan rombongan, kendati banyak masyarakat yang meminta berswafoto

GORONTALO, Hargo.co.id – Kunjungan Ibu Negara Iriana Jokowi ke Gorontalo mengundang animo yang luar biasa dari masyarakat. Setelah mendengar informasi adanya kunjungan tersebut, masyarakat satu persatu memadati lokasi kunjungan.

Warga yang lain bahkan sedari pagi sudah menunggu di tepi jalan untuk sekadar berlambai tangan dengan Ibu Negara. Tak ketinggalan para siswa.

Di sejumlah titik di Jl.Limboto Raya, siswa SD berdiri di pinggiran jalan sambil memegang bendera Merah Putih ukuran kecil. Mereka dalam pengawasan guru saat berada di pinggir jalan.

“Mo tunggu ibu Jokowi,”kata para siswa di Telaga, kemarin. Padahal jam baru menunjukan pukul 09.15 wita. Iring-iringan Ibu Negara sendiri melintasi kawasan itu nanti sekitar pukul 15.00 wita atau sekira enam jam mereka menunggu sang istri Presiden melintas.

Saat melintas pun, banyak yang tak sempat melihat langsung Iriana Jokowi dan rombongan, gara-gara mobil bus RI 3 yang mereka memiliki kaca hitam pekat. Kendati begitu masyarakat Gorontalo menyambut dengan antusias kedatangan istri Presiden itu.

Misalnya, di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo yang menjadi titik pertama kunjungan Iriana Jokowi. Pantauan Gorontalo Post, Istri Presiden Jokowi itu berada di Lokasi Puskesmas selama 45 menit.

Setiba di lokasi, Iriana didamping Ketua PKK Provinsi Gorontalo Idah Syaidah Rusli Habibie, dan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Fory Pomalingo Nawai serta sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja Indonesia langsung menuju ruang pemeriksaan Iva test.

Di ruangan tersebut Iriana menyempatkan bertanya-tanya tentang jalannya tes, dan kendala yang dihadapi oleh petugas. Serta membahas program-program yang telah dilaksanakan di sana.

Usai melihat pemeriksaan Iva tes, Ibu Negara kemudian melanjutkan melihat pelaksanaan sosialisasi penyakit tubercolosis yang dilaksanakan di lokasi yang sama. Kehadiran Ibu Negara itu langsung disambut antusias peserta. Sejumlah peserta memberanikan mendekati Iriana untuk berfoto.

Di lokasi tersebut Iriana juga tak lama, dan langsung melanjutkan kunjungannya ke PAUD di Limboto.

Suasana di lokasi semakin riuh tak kalah Iriana menuju mobil, sepanjang jalan peserta meminta untuk swafoto.

Terhitung 7 kali Ibu dari Kaesang Panggarep itu singgah untuk berpose dengan para peserta. Tak hanya meluangkan waktu untuk difoto, Iriana juga membagi-bagikan cendera mata khas dari Istana Negara. Ada saputangan bercorak batik, bingkisan, tas etnik hingga buku. Pembagian ini membuat suasana semakin riuh.

Puluhan warga saling berdesakan untuk mendapatkan hadiah tersebut. Bahkan ada beberapa yang nyaris jatuh dari tempatnya. Dian salah satu peserta mengaku meski berdesakan, sanggat bangga bisa melihat Ibu Negara dari dekat,bahkan bisa mendapatkan foto bersama.

“Senang sekali, bisa berfoto dengan ibu negara, kapan lagi ada kesempatan seperti ini,”ujarnya. Kebanggaan yang sama juga dirasakan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Fory Pomalingo Naway.

Bagi Fory mendapat kunjungan orang penting seperti Ibu Negara sudah mengembirakan, apalagi Kabupaten Gorontalo terpilih sebagai lokasi kunjungan.

“Program pemeriksaaan IVA tes seperti ini memang menjadi kegiatan rutin kami, tapi kali ini terasa sangat special karena dihadiri langsung oleh Ibu Iriana, Kita tentunya sangat bahagia, juga bangga karena mendapat kepercayaan sebesar ini,” ujar Fory Pomalingo Naway.

Ia berharap dengan kunjungan Ibu Negara tersebut, bisa memotivasi ibu-ibu lainnya untukmau memeriksakan kesehatan mereka di Puskesmas dan rumah sakit. Terutama pemeriksaan kanker rahim melalui IVA tes.

“Kanker rahim menjadi salah satu penyebab terbesar kematian pada wanita, karena itulah sangat penting sekali memeriksakan kesehatan secara rutin. Karena lewat pemeriksaan yang cepat, pengobatan bisa dilakukan dengan cepat pula, dan semakin besar peluang untuk sembuh,” tambahnya. (tro/nat/hg)