Biasakan Yoga agar Sehat, Lanjutkan dengan Cek Payudara

0
CARE: Heater Variava Konjen Amerika mengikuti Yoga International Day Kamis (15/6) di AS di Surabaya.,

Hargo.co.id – Konsul Jenderal AS di Surabaya Heather Variava melakukan yoga bersama 60 peserta Sunset Yoga for Everyone. Dia tampak mengikuti arahan instruktur di pelataran Konjen AS Kamis (15/6). Menggunakan dress codepink, peserta menyebarkan ”virus” sadar diri terhadap kanker payudara dengan yoga sejak dini.

Variava menceritakan pengalaman terkait dengan kanker payudara. Salah seorang keluarganya pernah mengidap kanker payudara. ”Ibu saya adalah survivor kanker payudara,” ujar Variava saat ditemui sebelum yoga.

Berkaca dari sang ibu, dia semakin semangat untuk hidup sehat. Dia tidak ingin dirinya maupun orang sekitar terjangkit penyakit yang mematikan itu. ”Semuanya pasti tidak ingin melihat orang yang disayang itu sakit kanker,” jelasnya.

SADAR KESEHATAN: Konjen AS di Surabaya Heather Variava (tiga dari kanan, belakang) beryoga dalam peringatan Hari Yoga Internasional di pelataran Konjen AS. Peserta diajari trik memeriksa sendiri.

SADAR KESEHATAN: Konjen AS di Surabaya Heather Variava (tiga dari kanan, belakang) beryoga dalam peringatan Hari Yoga Internasional di pelataran Konjen AS. Peserta diajari trik memeriksa sendiri. (Ghofuur Eka/Jawa Pos/JawaPos.com)

Yoga menjadi salah satu agenda olahraga Variava setiap hari. Terutama, pagi sebelum berangkat kerja. Kalau tidak sempat, yoga dilakukannya sepulang kerja. ”Hirup napas dalam-dalam dan suasana pun tenang,” ungkapnya.

Banyak manfaat yang diperoleh Variava sejak berolahraga rutin. Pikirannya menjadi tenang dan rileks. Pekerjaan pun bisa diselesaikan dengan bagus. ”Badan yatentunya sehat dan terlihat segar,” jelasnya.

Variava ingin kebiasaan sehat itu menyebar ke orang sekitar. Sebab, menurut dia, sangat penting mencegah kanker payudara sejak dini daripada harus mengeluarkan uang banyak jika telanjur sakit. ”Saya harap acara yoga bersama ini disukai dan memberikan inspirasi kepada banyak orang,” jelasnya dalam event peringatan Hari Yoga Internasional itu.

Selain berolahraga, dr Dwirani Rosmala SpB menganjurkan untuk mengecek tubuh sendiri sebagai langkah pencegahan kanker payudara sejak dini. Dwi memberikan trik mudah untuk deteksi dini. ”Tubuh posisi berdiri sambil bercermin,” kata spesialis bedah tersebut.

Lalu, dia mengarahkan untuk mengangkat tangan secara bersama-sama. Perhatikan payudara. Posisi payudara yang tidak normal merupakan salah satu gejala awal kanker. ”Perhatikan apakah puting sejajar?” ungkap dokter yang berpraktik di RS Onkologi Surabaya tersebut. Selain itu, kecurigaan adanya kanker bisa diketahui dari posisi payudara saat tangan terangkat. Normalnya, kedua payudara ikut terangkat.

Trik terakhir, perabaan. Perempuan bisa meraba pelan-pelan payudara masing-masing. Dwi langsung memberikan contoh di hadapan peserta yang semuanya perempuan itu. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya benjolan yang tak wajar. Dia menganjurkan perempuan segera berkonsultasi ke dokter apabila menemukan sekecil apa pun ketidaknormalan. Sebab, penanganan lebih baik dilakukan secepatnya. (hg/bri/c7/nda)