BNI Jadi Bank Penyalur PIP ke 185.604 Siswa Madrasah

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saiffudin didampingi Wagub Idris Rahim, Kakanwil Kemenag Rusman Langke, dan Deputy General Manager Divisi Hubungan Lembaga, Koen Yulianto saat demo pemanfaatan KIP oleh siswa MAN Insan Cendikia Gorontalo.

GORONTALO, hargo.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) RI memercayakan penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP),

Melalui tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diterbitkan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).

Untuk pendistribusian pertama, BNI mendapatkan amanat untuk menyalurkan dana PIP, tabungan SimPel dan KIP kepada 185.604 siswa dan siswi madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTsN) dan Madrasah Aliyah (MA) di seluruh Indonesia.

Kerjasama antara BNI dan Kemenag RI dalam penyaluran PIP ini adalah bagian dari pengembangan kerjasama sebelumnya yang sudah berjalan.

Dimana BNI juga ditunjuk sebagai bank untuk menyalurkan bantuan sarana dan prasana lembaga keagamaan, pondok pesantren, pendidikan tinggi Islam, pembayaran gaji serta tunjangan kinerja pegawai Kemenag RI.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saiffudin ketika menyerahkan tabungan SimPel dan KIP kepada siswa madrasah.

Setelah penyaluran pertama di MIN 6 Kota Banda Aceh, Selasa (10/10), penyaluran PIP Kemenag RI kembali diserahkan secara simbolis langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saiffudin kepada 10 penerima dana bantuan PIP sekaligus KIP di MAN Insan Cendikia, Bone Bolango, kemarin, Kamis (12/10).

Ini sekaligus dimulainya penyaluran PIP Madrasah untuk siswa lainnya Provinsi Gorontalo yang akan dilakukan secara bertahap.

Bersamaan dengan penyerahan ini, BNI langsung melakukan ujicoba transaksi melalui KIP-baik melalui BNI Layanan Gerak maupun Agen46.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saiffudin  ketika menyerahkan tabungan SimPel dan KIP kepada siswa madrasah.

“Ini adalah kali pertama di gorontalo kita ujicoba PIP khusus untuk PIP Madrasah 2017 dari Kementerian Agama RI melalui KIP yang terhubung dengan sistem Tabungan yang selama ini diberikan kepada siswa penerima dengan KIP yang berfungsi sebagai kartu ATM,” ujar Deputy General Manager Divisi Hubungan Lembaga, Koen Yulianto

Untuk memudahkan pencairan dana PIP, BNI membuka kesempatan bagi koperasi sekolah untuk menjadi Agen46 BNI sebagai perpanjangan tangan BNI dalam memberikan layanan perbankan sehingga pencairan PIP dapat langsung dilakukan di koperasi tersebut. Melalui mekanisme ini, bantuan pemerintah bagi para siswa akan dapat diterima lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan mudah dilakukan.

Sebagai dukungan terhadap Program Literasi Keuangan, BNI terus memperkuat sebaran sarana pencairan dana PIP melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada 2.017 Outlet, 16.977 ATM,dan 57.000 Agen46 di seluruh Indonesia.(adv/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →