Bom Bunuh Diri Meledak Di Masjid Waktu Salat Subuh

Ilustrasi Nigeria (BBC)

Hargo.co.id – Sedikitnya 50 orang tewas ketika bom bunuh diri meledak di sebuah masjid di timur laur Nigeria. Polisi menyebutkan serangan itu kemungkinan dilakukan militan Boko Haram.

Ledakan terjadi di tengah salat subuh di masjid Madina di daerah Shuwa Unguwar Mubi, sekitar 200 kilometer dari ibu kota Adamawa, Yola, Nigeria, Selasa (21/11). ”Sejauh ini setidaknya 50 orang tewas akibat serangan itu,” kata juru bicara polisi negara bagian Adamawa, Othman Abubakar kepada AFP.

”Beberapa orang terluka. Kami tidak memiliki angka sekarang karena mereka telah dibawa ke beberapa rumah sakit untuk perawatan.”

”Itu adalah bom bunuh diri. Pelaku berada di tengah jamaah. Dia memasuki masjid bersama dengan jamaah lain untuk salat subuh. Saat salat itu lah dia meledakkan bomnya.”

Ditanya siapa yang bertanggung jawab, Abubakar mengatakan kalau mereka tidak mencurigai seseorang secara khusus. ”Tapi kami tahu mereka yang berada di balik serangan semacam itu,” ulasnya.

Bila serangan itu benar dilakukan Boko Haram, maka militan itu sudah membuat setidaknya 20.000 orang tewas dan lebih dari 2,6 juta orang kehilangan tempat tinggal sejak 2009.

Haruna Furo, kepala badan manajemen darurat negara bagian Adamawa, dan Musa Hamad Bello, ketua wilayah pemerintah daerah utara Mubi, mengkonfirmasi serangan tersebut.

Petugas layanan darurat lain menggambarkan ledakan tersebut sangat menghancurkan. Abubakar Sule, saksi mata yang tinggal di dekat masjid mengatakan bahwa dia baru saja kembali ke rumah saat mendengar ledakan tersebut.

”Saya berada di sana saat penyelamatan berlangsung dan 40 orang meninggal di tempat dan beberapa lain dibawa ke rumah sakit dengan luka parah dan mengancam jiwa,” tambahnya.(*)

(tia/AFP/BBC/JPC/hg)