Brakk!! Mikrolet Vs Bentor, Tiga Penumpang Terpental Hingga..

PETUGAS Bolres Bonbol mengamankan barang bukti (babuk) satu unit bentor yang terlibat tabrakan dengan mikrolet, kemarin, (17/7).

Hargo.co.id Gorontalo – Hanya karena hendak mengelilingi kompleks dengan mengendarai bentor, tiga penumpang dan juga pengemudi bentor nyaris tewas akibat bertabrakan dengan mobil mikrolet yang terjadi di Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Senin (17/7) sekitar Pukul 13.15 Wita.

Informasi yang berhasil dirangkum Gorontalo Post, kejadian yang nyaris merenggut nyawa tiga orang penumpang bentor yakni Selvi Musa, (17), Fadila Musa (7), dan Nurmala Mohamad (17) ini bermula ketika bentor yang dikendarai oleh rekan mereka yaitu Wita Ali (17) warga Desa Langge, Kecamatan Tapa bergerak dari arah pasar Kamis, menuju arah Polsek Tapa.

Pada saat berada di jalan umum Tapa-Kabila, mobil mikro DM 1735 A yang dikendarai Yunus Sude (46) Warga Desa Huyula, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo datang dari arah berlawanan.

Melihat mobil mikro tersebut, Wita yang belakangan diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) langsung panik sehingga membuat bentor oleng dan mengambil arah jalur mobil.

Akibatnya, tabrakan pun tak bisa terhindar dan membuat tiga penumpang dan pengemudi bentor terpental hingga ke bahu jalan. Beruntung pengemudi dan penumpang bentor tidak terlindas mobil.

Hanya saja, akibat kecelakaan tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai kurang lebih Rp 1 juta. Sementara itu, tiga penumpang dan juga pengemudi langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Bersyukur keempatnya hanya mengalami luka lecet dan kendaraan pun langsung dibawa ke Polres Bone Bolango untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolres Pohuwato, AKBP Robin Lumban Raja, SIK melalui Kasat Lantas AKP Ismet Yusuf membenarkan adanya insident tersebut. “Saat ini bentor dan mobil mikro sementara kami amankan dulu. Pada dasarnya kecelakaan ini akan kami proses sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” pungkasnya (TR-54/hg)