Bukti Zidane Bukan Jago Kandang

Zidane dok: JPNN.COM

Hargo.co.id GRANADA – Bagi Zinedine Zidane, kemenangan 2-1 di Los Carmenes, kandang Granada, dinihari kemarin, mungkin terasa begitu manis.

Setidaknya, dia berhasil mengikis anggapan bahwa Real Madrid yang dipimpinnya bukanlah sekedar tim yang begitu agresif di kandang.

Selain itu, ini adalah kemenangan pertama Real di laga away setelah di tiga partai sebelumnya mereka hanya mampu mengais dua poin lewat dua hasil seri dan sekali kalah.

”Kami mempunyai momen yang sulit karena Granada memiliki pemain bagus serta mereka mendapat dukungan fanatik di kandangnya,” urai Zidane seperti dilansir AS. ”Karena itu, aku merasa kami sangat layak menerima tiga poin berharga ini,” lanjutnya.

Adalah Luka Modric yang menjadi man of the match bagi Real setelah mencetak gol via tembakan jarak jauh lima menit sebelum berakhir.

Sebelumnya, Real unggul dahulu melalui Karim Benzema di menit 30 sebelum disamakan oleh Youssef El-Arabi 10 menit setelah babak kedua dimulai.

Ini adalah gol kesembilannya selama empat musim berkostum berkostum Los Blancos, sebutan Real. Sekaligus gol kedelapan dari luar kotak penalti sepanjang 13 tahun berkarir sebagai pemain profesional.

Modric mengatakan, sebelum pertandingan, Zidane sudah memintanya untuk lebih sering menembak.

”Aku berusaha mematuhinya serta memberikan yang terbaik.

Jadi, aku sangat senang dengan gol dan kemenangan ini,” ucapnya seperti dilansir Football Espana.

Tambahan tiga poin ini memang belum membuat Real bisa memberikan ancaman nyata kepada seteru klasiknya, Barcelona, yang lebih dahulu nyaman di posisi puncak klasemen sementara.

Sebab, Sergio Ramos dkk masih tertinggal empat poin dari Barcelona, serta satu angka dari rival sekota Atletico Madrid yang berada di posisi runner up.

Namun, bagi bek kanan Dani Carvajal, kemenangan ini semakin meningkatkan motivasi mereka. ”Gol dari Modric ini mengijinkan kami terus berkompetisi di liga habis-habisan,” kata Carvajal kepada ESPN.

”Kami bakal mengerahkan segalanya walau secara matematis sulit,” tambahnya.

Terpisah, Jose Ramon Sandoval menerima kekalahan tersebut dan mengucapkan selamat kepada Real. ”Kami kalah karena gol luar kotak penalti dari pemain jenius mereka.

Jadi, apa yang bisa Anda harapkan melawan tim seperti Real Madrid?” kelakar Sandoval seperti dilansir AS. (apu/hargo)