BUKU Imajinasi Pembentuk Ruang dan Waktu

Hargo.co.id, ZETIZEN – “Aku rela dipenjara asalkan bersama buku”, ucap Bung Hatta tatkala harus mengalami pengasingan di zaman penjajahan dulu.

Begitu kuatkah dampak buku untuk pemikiran seseorang? Ya, sangat kuat. Bayangkan saja, di era orde baru, banyak buku yang dilarang beredar. Bahkan orang-orang yang kedapatan membaca buku akan dipenjara.

Zetizen Gorontalo tahu tidak? Dengan buku kita bisa menjelajahi tempat-tempat yang belum pernah kita lihat, berdialog dengan orang-orang yang belum pernah kita temui, dan dengan buku kita mampu lompat ke masa lalu, melihat sejarah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dihari ini.

Namun sayangnya di zaman sekarang, buku mulai ditinggalkan, bahkan oleh mereka yang seharusnya menggemari buku. Padahal baca buku itu penting loh. Kenapa?

Pertama, orang yang gemar baca buku 2,5x lebih rendah terserang penyakit Alzheimer.
Kedua, baca buku mampu menurunkan tingkat stres hingga 60%, memperlambat detak jantung, hingga meredakan ketegangan otot.
Ketiga, baca buku mampu meningkatkan kosakata dan kemampuan berbicara sebanyak 5-15%.
Keempat, dengan membaca mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan untuk mengembangkan kapasitas diri.
Kelima, buku membuat kita memiliki pikiran yang luas sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih terbuka terhadap perbedaan cara pandang.
dan terakhir, dengan membaca kita mampu meningkatkan kemampuan dalam berpikir analitis.

Jadi, masih merasa baca buku itu kuno dan ketinggalan zaman? Ingat, buku adalah bukti betapa hebatnya imajinasi kita membentuk ruang dan waktu. (ZT-11)

 

Zulkifli Bantali
Ilmu Komunikasi, Universitas Negeri Gorontalo

Menambah Kosa Kata

Menurutku membaca buku itu sangat penting. Selain mendapatkan pengetahuan yang luas, membaca buku juga menambah kosa kata kita. Hal tersebut turut membantu kita dalam mengungkapkan apa-apa saja yang ingin kita sampaikan baik di dalam forum atau tempat diskusi. (ZT-10)

 

 

 

Nadira Prananda
Biologi, Universitas Negeri Gorontalo

Kaya Akan Informasi

Kalau di tanya seberapa penting membaca buku jawabannya adalah sangat penting. Karena di zaman sekarang ini orang-orang lebih suka mencari sesuatu via internet dibandingkan buku. Padahal buku kaya akan informasi dan bukan hanya itu saja dengan membaca buku kita bisa mengetahui apa yang tidak kita ketahui selama ini. (ZT-10)

 

 

 

Exzalin Putri Fanda Hilala
SMKN 4 Gorontalo

Jauhkan dari Penyakit Pikun

Membaca membuat seseorang jauh dari penyakit yang dikenal sebagai penyakit pikun, dan manfaat lain yaitu menambah wawasan memperbanyak kosa kata dari membaca kita dapat mengaplikasikan maupun memperbaiki tulisan tulisan kita. Dan budaya baca dapat meningkatkan kemajuan suatu negara berdasarkan kualitas penduduknya. (ZT-07)