Bupati Hamim Pou Minta BPK RI jadi Ahli di Pengadilan

Bupati Bone Bolango Hamim Pou disampingi Sekda Ishak Ntoma usai pertemuan dengan pihak BPK RI Perwakilan Gorontalo, Senin (21/3). (Foto: Roy Tilameo/Gorontalo Post).

Hargo.co.id GORONTALO – Bupati Bone Bolango Hamim Pou nampaknya tidak tinggal diam dengan ditetapkannya dirinnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial tahun 2011-2012.

Terbukti, Senin (21/3) Bupati Bone Bolango dua periode itu mendatangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) RI Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Pantauan Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Bupati Bone Bolango didampingi sejumlah pejabat utama Pemkab Bone Bolango itu tiba di kantor BPK RI Perwakilan Gorontalo sekitar pukul 11.30 wita.

Hamim Pou diterima langsung Bingkros Hutabarat selaku Kepala BPK RI Perwakilan Gorontalo. Pertemuan itu berlangsung tertutup, wartawan tidak diperkenankan masuk.

Setelah berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam. Pertemuan itu berakhir. Saat diwawancarai Gorontaklo Post usai pertemuan tertutup itu Bupati Hamim Pou mengatakan, kedatangannya ke kantor BPK RI Perwakilan Gorontalo untuk silaturahim.

Selain itu tambah Hamim Pou, pihaknya juga mengkoordinasikan perihal masalah yang menimpa Kepala Dinas Keuangan, Bendahara keuangan dan juga dirinya sebagai Bupati Bone Bolango yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan.

“Sebagai institusi yang diserahi tanggungjawab oleh UU untuk melaksanakan audit pemeriksaan keuangan pemerintah daerah, maka tentu BPK RI merupakan institusi yang kredibel dan dapat dipercaya,”kata Hamim Pou.

Berkaitan dengan hal itu dijelaskan Hamim Pou, bahwa BPK RI Perwakilan Gorontalo sudah pernah melakukan pemeriksaan keuangan Pemkab Bone Bolango termasuk dana Bansos pada 2012 silam.