Cuaca Buruk, Pesawat Batik Air Sempat Divert

Batik Air

Hargo.co.id GORONTALO – Cuaca yang cukup ekstrim di wilayah Gorontalo belakangan ini rupanya mempengaruhi jadwal penerbangan. Terinformasi, sejumlah jadwal penerbangan baik dari dan ke Bandara Djalaludin Gorontalo sempat mengalami delay, holding area hingga divert.

Salah satunya yang dialami pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6242, Selasa (5/12). Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, Batik Air yang menggunakan pesawat Airbus A320-214 ini dijadwalkan mendarat di bandara Djalaludin Gorontalo akhirnya harus divert atau pengalihan pendaratan di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, setelah sebelumnya holding area atau pesawat menunggu di udara. Hal ini dikarenakan cuaca buruk yang terjadi di wilayah udara Gorontalo.

Meski sempat mengalami pengalihan pendaratan ke Bandara Internasional Sam Ratulangi, Batik Airline bisa mendarat kembali di Bandara Djalaludin Gorontalo pada pukul 10.20 Wita.

Peristiwa itu diakui langsung oleh Kepala Bandara Djalaludin Gorontalo, Power AS Sihaloho. Menurutnya, pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6242 memang sengaja dilakukan divert karena cuaca ekstrim yang melanda wilayah Gorontalo.

“Mengingat bandara Sam Ratulangi Manado sudah klir dan jaraknya juga dekat dengan Gorontalo, jadi kita alihkan kesana,” kata Power.

Terinformasi ada gangguan teknis, Power Sihaloho membantahnya. Menurutnya, penyebab gangguan penerbangan tersebut adalah gangguan jarak pandang yang diakibatkan kabut tebal. “Kami tidak mau ambil resiko sehingga ada beberapa kita lakukan divert atau pengalihan,” tegas Power.(tr-56/hg)