Cuaca Cerah, Gerhana Bisa Terlihat Jelas di Gorontalo

ilustrasi dok: (Gorontalo/hargo.co.id)

Hargo.co.id GORONTALO – Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Gorontalo Fathuri Syahbani mengatakan, dari hasil prediksi BMKG, cuaca dipastikan cerah saat Gerhana Matahari Total (GMT) di Gorontalo. Kalau pun disejumlah tempat sedikit berawan, akan tetapi GMT akan tetap terlihat dengan baik.

Menurut Fathuri GMT akan terlihat di Gorontalo mencapai 98 persen atau cahaya yang tersisa tinggal serupa sabit kecil. Letak ketinggian GMT berada pada 45 derajat arah Timur Matahari terbit.

GMT kali ini kata Fathrui juga sangat istimewa bagi Indonesia. Karena melintas di 11 Provinsi. Termasuk 3 Pulau besar yakni Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi yang jumlah pendudukanya relatif besar. “Kalau diluar Indonesia. GMT melintasi wilayah seperti dataran sekitar Samudera Hindia dan Pasifik yang penduduknya sangat sedikit,” ujarnya.

Dijelaskannya pula, Gerhana Matahari seperti halnya Gerhana Bulan. Ini diakibatkan Revolusi bulan mengelilingi bumi dan revolusi bumi mengelilingi matahari. Dalam revolusinya, bumi menghasilkan bayang-bayang yang sangat panjang menjauh dari matahari (panjangnya mencapai beberapa ribu kilometer). Bayang-bayang tersebut terdiri dari dua macam bagian, yaitu; bayang-bayang yang sangat gelap, disebut umbra atau bayang-bayang inti; dan bayang-bayang kabur, disebut penumbra atau bayang-bayang semu. Semakin jauh dari bumi, bentuk umbra semakin kecil.

Akan tetapi, bentuk penumbranya semakin besar. Akibat adanya umbra dan penumbra inilah gerhana bulan dapat terjadi.
Gerhana matahari dapat terjadi jika umbra dan atau penumbra bulan jatuh ke permukaan bumi. Karena bulan jauh lebih kecil daripada matahari, bayang-bayang bulan yang jatuh mengenai permukaan bumi hanya melingkupi luasan yang sempit saja.

Oleh karena itu, gerhana matahari yang terjadi dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu gerhana total, gerhana parsial, dan gerhana cincin. Gerhana matahari total dialami oleh bagian bumi yang masuk ke umbra bulan. Gerhana matahari total ini hanya berlangsung kira-kira 6 menit, jauh lebih singkat daripada gerhana bulan total.