Cuti Lebaran, Libur PNS Jadi 10 Hari

0
ILUSTRASI (JAWA POS GROUP)

JAKARTA, hargo.co.id –  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tambahan cuti bersama melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2017.

Keppres yang baru diteken kemarin (15/6) itu untuk aparatur sipil negara (ASN/PNS) mulai pusat hingga ke daerah.

Dalam keppres ditetapkan bahwa cuti bersama Idul Fitri 1438 Hijriah berlangsung selama lima hari. Yakni, 23, 27, 28, 29, dan 30 Juni. Keppres juga menetapkan 26 Desember sebagai cuti bersama Natal 2017. Cuti bersama itu dipastikan tidak akan mengurangi hak cuti tahunan para PNS.

Dalam pertimbangannya, presiden menyebutkan, cuti bersama lima hari sesuai dengan keppres diberlakukan demi efisiensi dan efektivitas hari kerja. Dengan demikian, secara total para PNS bisa menikmati libur Lebaran selama 10 hari.

Sebab, Sabtu dan Minggu tidak dihitung sebagai hari kerja dan 26 Juni merupakan tanggal merah Idul Fitri.
Seskab Pramono Anung menuturkan, ada beberapa manfaat penambahan libur tersebut.

’’Harapannya, ada distribusi ekonomi ke daerah saat Idul Fitri,’’ ujarnya di Kantor Presiden kemarin. Selain itu, PNS diharapkan bisa mendapat lebih banyak waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga di daerah masing-masing.

Meski demikian, Pramono mengingatkan agar para PNS mematuhi jadwal masuk kerja kembali dan tidak menambah-nambah masa cuti. ’’Kalau masih menambah, akan ada sanksi berat karena ini sudah diatur dengan detail,’’ tegas mantan Sekjen PDIP itu.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman menyatakan, penambahan cuti bersama itu merupakan hasil pertimbangan dari permohonan kepolisian. Di antaranya, pemudik memiliki banyak pilihan untuk pulang kampung.

Terkait dengan tambahan cuti bersama khusus untuk PNS, Herman membenarkannya. Dia menegaskan, selama 2017, ada tujuh hari cuti bersama PNS. Yakni, lima hari dalam rangka Idul Fitri dan masing-masing satu hari dalam rangka Natal dan tahun baru.

’’Ditambah jatah cuti tahunan 12 hari, total cuti PNS sepanjang tahun ini mencapai 19 hari,’’ katanya.

Herman mengakui ada warga yang mengaitkan banyaknya cuti bersama itu dengan produktivitas. Namun, dia berharap masyarakat tidak berlebihan meresponsnya. Dia menegaskan, PNS tidak boleh menambah libur Lebaran dengan jatah cuti tahunan.

Jadi, seluruh PNS yang mendapat cuti bersama Lebaran harus sudah kembali bekerja pada Senin, 3 Juli nanti.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersyukur atas penambahan libur tersebut. Sebab, hal itu bisa memperpanjang puncak arus mudik yang diyakini juga berpengaruh terhadap tingkat kemacetan.

’’Kamis malam (22/6) mulai puncak dan itu akan tersebar,’’ terangnya di Kantor Presiden kemarin.

Sebelumnya, dia memprediksi puncak mudik terjadi pada Jumat malam (23/6). Sebab, para PNS akan langsung mudik sepulang dari kantor pada hari kerja terakhir. Dengan penambahan tersebut, dia yakin jumlah pemudik bisa sedikit dipecah. (jpg/hargo)