Deklarasi Sudah Dekat, Wakil Marten Belum Pasti

Walikota Gorontalo Marten Taha.

Hargo.co.id – Petahana di Pilwako Gorontalo 2018 Marten Taha, hingga kini belum memberi kepastian soal figur pendamping. Padahal dua pesaingnya masing-masing Adhan Dambea dan Rum Pagau sudah mantap menetapkan pendamping.

Adhan Dambea telah memilih wakil walikota Charles Budi Doku untuk berpasangan. Sementara Rum Pagau sudah menjatuhkan pilihan kepada kader PPP Rusliyanto Monoarfa.

Belum adanya kejelasan sosok wakil Marten Taha, menimbulkan tanda tanya karena disisi lain Marten Taha telah memastikan akan mendeklarasikan diri untuk maju di Pilwako 2018 pada akhir November mendatang. Bila di hitung dari sekarang, maka tinggal tersisa waktu sekitar 20 hari menuju pelaksanaan deklarasi tersebut.

“Deklarasi akhir November atau awal Desember nanti. Tidak akan jauh-jauh dari bulan itu. Siapa sosok calon wakil saya kita lihat nanti,” singkat Marten ketika ditanya soal sosok yang pas akan mendampingi.

Belum lama ini, kader muda Golkar Ryan Kono memang telah digadang-gadang sebagai calon kuat pendamping Marten. Namun duet yang dikenal dengan pasangan Matahari (Marten Taha-Ryan Kono) itu dalam beberapa waktu terakhir mulai meredup seiring belum ada keputusan DPP Golkar untuk mengesahkan pasangan itu.

Faktor lain yang juga membuat Marten masih belum menentukan keputusan menyangkut figur pendamping karena masih proses penjajakan dengan Demokrat masih berjalan. Beberapa waktu terakhir ini Marten Taha dan Demokrat intens melakukan pertemuan tertutup untuk membahas figur yang layak untuk mendampinginya. Demokrat ngotot untuk menyodorkan figur calon wakil walikota untuk Marten Taha.

Walau belum ada kepastian, namun melihat pergerakan politik Marten Taha, ada tiga figur yang berpeluang untuk menjadi pendamping Marten. Yakni Ryan Kono serta dua figur yang dikabarkan disodorkan oleh Demokrat. Yaitu, Sjafrudin Mosii dan Sahrul Botutihe.
Lantas siapa yang nantinya bakal mendampingi Marten Taha? Keputusan tersebut bisa saja terjawab jika koalisi Demokrat menyampaikan secara final sosok serta deal politik yang mereka bangun. (ndi/hg)