Di Gorut Banjir Rendam 44 Rumah di 3 Desa

Banjir bandang yang melanda Kecamatan Dungaliyo kabupaten Gorontalo Rabu (21/1). (foto Jalal Khan/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORUT – Banjir bandang bukan hanya menimpa empat desa di Kecamatan Dungaliyo kabupaten Gorontalo. Hujan sore kemarin (20/1), juga membuat beberapa desa di kabupaten Gorontalo Utara ikut menerima dampaknya.

Tiga desa di kabupaten Gorontalo Utara yakni Desa Jembatan Merah Dusun Jembatan Merah dan Lilomonu, Kecamatan Tomilito, Desa Moluo dan Desa Titidu Kecamatan Kwandang sekira pukul 20.00 wita juga mengalami banjir bandang.

Dalam musibah banjir ini tak ada korban jika, hanya saja puluhan rumah di tiga desa tersebut terendam air hingga ukuran 50 cm sampai 80 cm.

Di Desa Jembatan Merah Kecamatan Tomilito misalnya sebanyak 36 kepala keluarga (KK) atau 140 jiwa dan 35 rumah yang terendam dengan ketinggian air dalam rumah mencapai 50-80 cm. Tidak hanya rumah, sebanyak 2 sekolah juga turut terendam air yakni SMK Bina Taruna dan gedung Sekolah Dasar.

Di Desa Moluo Kecamatan Kwandang ketinggian air baru mencapai 10-20 cm hingga pukul 23.00 wita dan rumah yang terendam atau terdampak sebanyak 7 rumah.

Sementara itu di Desa Titidu ketinggian air mencapai 20-30 cm dan merendam 2 rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorut melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Nurdin Humolungo mengatakan pihaknya saat ini telah berada di lokasi banjir dan tengah melakukan pendataan serta memonitor terus kondisi yang ada.

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →