Diberi Uang Dari Kaporli, Keluarga Siyono Menolak

Densus 88 Antiteror. Foto: dok.JPNN

Hargo.co.id JAKARTA – Beredar kabar keluarga Siyono, terduga teroris yang tewas oleh Detasemen Khusus 88 Mabes Polri, mendapat sejumlah uang dari Polri. Uang itu sebagai simbol kerohiman agar kasus tersebut berakhir damai. Namun, pihak keluarga Siyono, khususnya sang istri, Suratmi, menolak pemberian tersebut.

Ketua Umum Pusat Pimpinan Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) Busyro Muqqodas membenarkan pemberian uang untuk Siyono yang diklaim sebagai pimpinan sekaligus komandan kelompok teroris Neo Jamaah Islamiyah (JI) tersebut. Saat ini, uang itu dipegang PP Muhammadiyah.

“Uang itu dalam simpanan kami, Bu Suratmi tidak mau menerima,” kata Busyro saat berkunjung menemui Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/4).