Didesak Maju jadi Cagub Gorontalo, Idris Rahim Masih Bimbang

Idris Rahim. (foto dok Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Partai Amanat Nasional (PAN) sudah memutuskan bahwa ketua DPW PAN Gorontalo Idris Rahim didaulat untuk tampil sebagai calon gubernur (cagub) untuk Gorontalo 2017.

Keputusan itu disampaikan oleh mayoritas kader pada rapat paripurna DPW PAN Gorontalo yang berlangsung, Jumat (8/4) di Grand Palace, Kota Gorontalo yang diikuti majelis Penasehat Partai Wilayah (MPPW), unsur pimpinan dan pengurus DPW serta DPD PAN Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo.

Namun sayang, Roni Imran yang mengetuk mengesahkan aspirasi mayoritas peserta rapat langsung disusul keputusan berikutnya.

“Keputusan apakah akan maju sebagai cagub atau cawagub diserahkan sepenuhnya kepada Ketua DPW PAN melalui mekanisme partai,” ujar Roni Imran membacakan putusan rapat paripurna.

Desakan mayoritas dari kader PAN tersebut, Ketua DPW PAN Gorontalo Idris Rahim menegaskan, baik sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur tidak bisa diputuskan sendiri.

“Sebagai pimpinan partai, ini ada mekanismenya,” ujar Idris diplomatis.

Idris juga tak menyebut, kapan pastinya ia menentukan sikap. Apakah maju sebaga calon gubernur, tetap berpasangan dengan Rusli Habibie atau menjadi calon wakil gubernur dari figur lain.

Hanya saja ia mengaku, kalau pun harus maju sebagai calon Gubernur dan pisah dari NKRI (Nyata Karya Rusli Idris), maka tentunya PAN harus mengandeng partai lain untuk koalisi.

“Sesuai undang undang harus 9 kursi, sehingga itu kami masih perlu koalisi, tetapi koalisi dengan partai apa kita belum tahu,”kata Idris Rahim.

Melihat dari besarnya dorongan kader agar Idris Rahim maju sebagai calon gubernur, sudah sepatutnya menjadi perhatian serius. Apalagi saat ini, setiap calon Gubernur sudah berani mensosialisasikan diri melalui baliho maupun media dan menyatakan maju sebagai calon Gubernur lengkap dengan partainya dan juga visi.

Sebut saja, Rusli Habibie yang tampil dengan Golkar, Gusnar Ismail juga sudah tampil dengan Partai Demokrt, Adhan Dambea dari Partai Hanura, serta dari figur non pimpinan partai seperti Zainudin Hasan dan Sjafrudin Mosii. (dan/wan/hargo)