Dihantam Pohon Tumbang Satu Rumah di Hutuo Hancur

RUMAH milik Rabiah Duawulu di Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto hancur diterpa pohon tumbang, Kamis (7/12).

GORONTALO, Hargo.co.id  – Hujan deras disertai angin kencang akhir-akhir ini tak hanya berdampak terhadap penerbangan. Fenomena alam yang terjadi sejak akhir November 2017 itu mulai berdampak terhadap keselamatan warga. Itu sebagaimana terjadi di Desa Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Sebuah rumah milik keluarga Rabiah Duawulu (70) di Lingkungan 1, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto hancur setelah diterpa pohon tumbang, Kamis (7/12) pukul 13.00 wita. Beruntung dalam kejadian itu tak ada korban jiwa.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, Rabiah hidup bersama anaknya Faridah Betibah (40) dan dua cicit Adhan Uri(8) dan Suci Uri (7). Rumah Rabiah dan Faridah saling berdampingan.

Sebelum kejadian nahas, Rabiah sedang makan siang seorang diri. Sementara Faridah sedang bekerja di rumahnya. Demikian pula Adhan dan Suci sedang asyik bermain di halaman rumah.

Di saat Rabiah sedang makan, rintik hujan mulai turun dan kemudian disertai tiupan angin. Kondisi itu membuat pohon jati yang tumbuh di samping kanan rumah Rabiah bergoyang kencang.

Di saat angin kencang bertiup, pohon jati yang berusia di atas 10 tahun itu mulai miring mengarah ke rumah Rabiah. Melihat hal itu, para warga lantas berteriak agar Rabiah keluar rumah.

Nahas belum berapa lama peringatan warga, pohon jati tersebut tumbang dan mengenai rumah Rabiah. Beruntung pohon tumbang perlahan. Sehingg Rabiah masih sempat lari lewat pintu belakang. Meski begitu, seluruh bagian rumah sederhana itu hancur diterjang batang pohon yang tumbang.

Sementara itu ditemui tadi malam sekitar pukul 21.00 wita, Rabiah menumpang di rumah anaknya. Kondisi Rabiah cukup memprihatinkan karena ia bersama anak dan cicit-cicitnya tidur melantai.
“Sudah ada bantuan sandang pangan dari Dinas Sosial,” ujar Rabiah.

Ia pun berharap uluran tangan pemerintah. Terutama dalam memperbaiki rumahnya. Mengingat rumahnya yang hancur tersebut juga merupakan bantuan dari Agropotombulu.(san/tr-58/hg)

Sudah ada bantuan sandang pangan dari Dinsos. Keluarga ini sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *