Dimotori Koalisi PDIP-PKS, Paket ZIKIR Tunggu Restu Mega

Zainuddin Hasan (kemeja batik) berpose bersama Ketua Umum PDIP Gorontalo Kris Wartabone (merah), Wakil Ketua PKS Gorontalo Ilham Kuntono (tiga dari kiri) , Wakil Ketua Hanura Gorontalo Tamsil Poha (tiga dari kanan) pada pertemuan, Senin (4/4).

Hargo.co.id GORONTALO – Penjajakan dan komunikasi politik parpol dan calon yang akan bertarung di Pilgub Gorontalo 2017, mulai mengarah pada kesepakatan politik. Satu poros koalisi yang penjajakannya sudah hampir final adalah koalisi PDIP dan PKS. Koalisi ini mengusung pasangan Zainudin Hasan dan Kris Wartabone. Pasangan ini disebut dengan paket ZIKIR (Zainudin Hasan-Kris Wartabone).

Hal ini terungkap setelah Gorontalo Post mewawancarai Ketua DPD PDIP Gorontalo, Kris Wartabone, via seluler Selasa (12/4) malam. Saat diwawancarai, Kris mengaku sedang mengikuti pertemuan dengan DPP PDIP membahas soal Pilgub Gorontalo yang didalamnya terkait dengan penduetan dirinya dengan Zainudin Hasan.

Kris mengaku, paket Zikir yang akan dimotori oleh koalisi PDIP-PKS itu tinggal menunggu keputusan DPP. “Keputusannya malam ini (tadi malam),” ungkap Kris Wartabone.
Walau begitu, Kris sangat optimis peluang terwujudnya Paket Zikir sangat besar. Bahkan Kris menyebut prosentase kepastian pasangan ZIKIR di Pilgub sudah 90 persen. “Hampir pasti terwujud. Sudah 90 persen,” ujarnya.

Ia meyakini, pasangan ini tidak hanya akan diusung oleh PDIP dan PKS. Tapi partai-partai lain juga akan ikut bergabung dalam koalisi. “Beberapa partai juga akan bergabung,” ujarnya.

Berbeda dengan pernyataan Kris Wartabone, Salah satu pengurus inti DPW PKS Gorontalo, Ilham Kuntono saat diwawancarai terpisah mengatakan, sejauh ini belum ada keputusan DPP PKS soal figur calon yang akan diusung ke Pilgub Gorontalo. Termasuk soal mitra koalisi. “Jadi belum ada putusan DPP soal sikap partai di Pilgub. Belum nanti pada saatnya DPP akan mengeluarkan keputusan,” tandasnya.

Namun demikian, Ilham mengatakan, sejauh ini penjajakan dan komunikasi lintas partai masih tetap terbuka. Termasuk soal wacana penggadangan pasangan calon. “Termasuk soal duet Zikir. Dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi,” ujarnya dengan diplomatis.

Seperti diketahui wacana paket Zikir memang mulai berhembus seiring pertemuan tiga pengurus teras parpol yaitu PDIP, PKS dan Hanura belum lama ini. Bahkan Zainudin Hasan dalam beberapa hari terakhir dikabarkan sudah melakukan pertemuan dengan pengurus DPP PDIP dan PKS. (rmb/hargo)