Dipengaruhi Miras, Cekcok dengan Istri, Pria Ini Nekat Bakar Rumah Sendiri

SEBUAH rumah yang terletak di Desa Motolohu yang dibakar oleh pemiliknya sendiri, Yusuf Mohi.

Gorontalo, Hargo.co.id – Entah apa yang ada dibenak Yusuf Mohi (25), warga Desa Motolohu, Randangan, Pohuwato. Di saat orang lain sedang memimpikan untuk mempunyai rumah sendiri, dirinya malah membakar rumah miliknya hanya karena tersulut emosi karena bertengkar dengan sang istri. Akibatnya, sebuah rumah sederhana yang sebagian besarnya terdiri dari papan dan kayu tersebut rata dengan tanah.

Informasi yang dihimpun Gorontalo Post, pada malam menjelang pergantian Tahun, Ahad (31/12) sekitar pukul 19.30 wita, Yusuf Mohi, yang juga akrab disapa Bayu itu sedang berpesta minuman keras (Miras) bersama rekan-rekannya di rumah orang tuanya yang hanya berdekatan dengan rumahnya.

Di tengah asyik menenggak miras bersama teman-temannya sembari menunggu datangnya tahun 2018, Yusuf Mohi pun seakan melupakan bahwa saat itu istrinya, Ningsi Latif (22) juga sudah sangat menginginkan kehadirannya di rumah untuk sama-sama menikmati penghujung tahun 2017 itu.

Sekitar pukul 22.00 wita, Ningsi yang sudah kehilangan kesabarannya pun segera menyusul Bayu yang saat itu sudah larut dalam setiap gelas demi gelas miras yang dinikmatinya. Ningsi mengajak suaminya tersebut untuk segera pulang ke rumah mereka yang hanya bersebelahan dengan rumah orang tua Bayu, tempat mereka berpesta miras. Merasa malu dihadapan teman-temannya saat itu, Bayu pun tidak menuruti keinginan istrinya tersebut dan tetap bersikukuh untuk melanjutkan “hajatannya”.

Kecewa, Ningsi pun pulang kerumah, ia tak kuasa menahan emosi hingga melemparkan batu ke arah rumahnya sambil berteriak untuk menyuruh Bayu membakar saja rumah mereka. “Bayu, bakar jo ini rumah,” teriak Ningsi saat itu dengan penuh emosi.

Teriakan Ningsih rupanya mengundang amarah Bayu yang kondisinya juga sudah dipengaruhi miras. Tak berpikir panjang, Bayu pun segera bergegas menuju rumahnya dan menjawab teriakan Ningsi dengan tindakan yang diluar akal sehat. Bayu mengambil bahan bakar (bensin) dan korek api hingga kemudian membakar seluruh bagian rumahnya dengan penuh amarah. Api dengan cepat melahap rumah yang terdiri dari papan dan kayu itu.

Kebakaran dahsyat pun mewarnai malam pergantian Tahun di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan ini. Para warga sekitar pun tak dapat berbuat banyak karena api sudah melahap seluruh bagian rumah milik Bayu dan hanya menyaksikan rumah tersebut secara perlahan ludes hingga rata dengan tanah.

Kapolres Pohuwato, AKPB Ary Doni Setiawan,SIK, saat dikonfirmasi Gorontalo Post membenarkan peristiwa pembakaran rumah yang dilakukan oleh pemiliknya sendiri, Yusuf Mohi alias Bayu. Dimana pihaknya kini telah mengamankan Bayu di Kantor Polsek setempat.

“Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian ditaksir jutaan rupiah,” ujarnya. Lebih lanjut dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Pohuwato untuk menghindari mengkonsumsi minuman keras (Miras). “Karena pengaruh miras tersebut akan membuat siapa saja menjadi hilang kendali sehingga sangat berpotensi terjadinya hal-hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” himbaunya.(tr-55)