Dolar Masih Perkasa, Pelemahan Rupiah Terus Berlanjut

Dolar AS (Dok. JawaPos.com)

Hargo.co.id – Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan akan kembali melanjutkan tren pelemahannya terimbas pada masih terapresiasinya laju Dolar Paman Sam.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, rilis angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07 persen tampaknya tidak cukup kuat menyelamatkan Rupiah dari zona merah.

Di sisi lain, lanjutnya, masih terapresiasinya USD seiring dengan respon positif pelaku pasar terhadap kenaikan data ketenagakerjaan turut membuat laju rupiah kembali melemah.

“Masih adanya potensi kenaikan USD tersebut membuat pergerakan Rupiah berpeluang kembali melemah,” ujar Reza di Jakarta, Selasa (6/2).

Bahkan, Reza melanjutkan, adanya pernyataan dari Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang optimis perekonomian masih bisa tumbuh sesuai proyeksi pada 2018 yaitu 5,4 persen, meski ekonomi keseluruhan tahun 2017 hanya tumbuh 5,07 persen juga tidak banyak berpengaruh pada rupiah.

Pihaknya memperkirakan, rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran batas bawah (support) 13.532 dan batas atas (resisten) 13.505.

“Laju Rupiah berada di bawah target support 13.458. Tetap waspada berbagai sentimen yang dapat memicu pelemahan kembali,” tandasnya.

(mys/JPC)