Dulunya Tak Miliki Harga, Nikah dengan Wanita Mapan, Cerainya pun Diam-diam

Ilustraasi Akuloh. (ilus Atip/Gorontalo Post)

Hargo.co.id – Rumah tangga yang telah dibangun bertahun-tahun kandas di tengah jalan. Cerita indah masa lalu, kini berubah kebencian yang berapi. Semua karena orang ketiga.

Begitulah perjalanan cerita rumah tangga yang dialami Ngenes wanita asal Luwuk, Sulawesi Tengah yang menikah dengan Akuloh pria tampan dari Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol).

Dulunya Akuloh memperlakukan Ngenes seperti berlian yang dirawat dan dijaga betul harkat dan martabatnya. Namun berlian itu lama kelamaan beruabah menjadi tebu yang habis manis kemudian dilirikpun tidak.

Sebelum menikah dengan Ngenes, Akuloh hanyalah seorang tukang ojek. Akuloh pun akhirnya bertemu Ngenes yang sehari-harinya bekerja sebagai PNS di salah SMA terkemuka di Kabupaten Luwuk. Meski hanya tukang ojek, Ngenes dengan iklas mencintai Akuloh apa adanya.

Dengan dilandasi cintai yang tulus, Ngenes dan Akuloh akhirnya bersepakat meniti rumah tangga pada 2004 silam dan tinggal bersama di Luwuk, Sulteng. Awalnya, rumah tangga mereka benar-benar bahagia. Hampir tak ada masalah yang berarti.

Apalagi kini Akuloh sudah bukan lagi sebagai tukang ojek. Ia mendapat modal dari Ngenes untuk menggarap bisnis proyek. Ya, hidup Akuloh lebih baik dan kini menjadi seorang kontraktor dengan penampilan yang cukup ngetren.

Bukan hanya itu, Akuloh juga bebas menggunakan fasilitas yang dimiliki Ngenes yang lahir dari keluarga tajir.

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →