Dulunya Tomboy, Kini Tampak Cantik dan Kemayu

Kezia saat Penganugerahan Putri Indonesi 2016 (Foto JPNN)

Hargo.co.id, Manado –  Terpilihnya Kezia Roslin Cikita Warouw sebagai Putri Indonesia 2016, ternyata memberi kesan tersendiri dari para sabat semasa kecil.

Beberapa sahabat Kezia merasa sangat bangga ketika mengetahui gadis asal Minahasa selatan ini dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2016.

Restika Mondoringin, salah satu teman baik yang juga merupakan sahabat se-kampung Kezia mengatakan, sangat bangga dengan prestasi yang diraih Kezia.

“Saya tak menyangka Kezia bisa meraih Putri Indonesia tahun 2016. Sebagai teman tentu bahagia. Apalagi ini membawa nama Sulawesi Utara. Terlebih Minahasa Selatan bahkan tempat kami dibesarkan, yaitu Desa Tumpaan. Ini bukan suatu kebetulan,” ucap Restika seperti dilansir Manado Post (Grup JPNN), Rabu (24/2).

Bagi Restika, Kezia dikenal sangat sederhana. “Dia tidak sombong. Kemarin saat Dia ke sini, ia tetap bertegur sapa dengan kami. Dirinya pun murah senyum, smart, dan baik,” katanya sambil menunjukkan foto-foto mereka ketika masih sekolah.

Hal senada diungkapkan salah satu adik kelas Kezia semasa sekolah, Inka Saharatu. “Bedanya, dulu Kezia itu tomboy. Waktu pertama kali masuk SMA, Kezia jadi kakak ospek kami, orangnya suka marah-marah. Pokoknya persis laki-laki. Herannya sekarang, perbedaannya sangat jauh. Dia jadi sangat cantik dan kemayu. Tapi kesederhanaanya itu tentu tidak berubah,” ucap gadis berambut panjang ini.

Kezia memiliki 4 bersaudara. Dirinya anak paling sulung. Adik-adiknya yakni Laurensia, Elsa, dan Viktor.

Sebelumnya, keinginan Kezia Warouw untuk mengharumkan nama Sulawesi Utara berhasil terwujud di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jumat (19/2) malam. Warouw sah ditahbiskan menjadi Puteri Indonesia 2016 tatkala Anindya Kusuma Putri, Puteri Indonesia 2015 menyematkan mahkota di atas kepalanya. Kemenangan dara bernama lengkap Kezia Roslin Cikita Warouw ini, menjadi pembuktian akan janjinya.

Saat diwawancarai sebelum karantina, kepada Manado Post Warouw mengatakan, dirinya siap merebut mahkota PI yang terakhir kali diraih Sulut, 15 tahun lalu.

“Banyak orang yang berharap saya harus bisa meningkatkan prestasi yang diraih Gresya Amanda, Juara 3 PI utusan Sulut di tahun 2015. Tapi, saya yakin bisa,” ungkap Warouw, saat itu.(manado post/fri/jpnn/hargo)