Elpiji 5,5 Kg Makin Diburu Pembeli

Sejumlah PNS di Pohuwato saat membeli elpiji 5,5 kg. (Foto Dok. Gorontalo Post)

GORONTALO, hargo.co.id– Target Pertamina untuk bisa memasyarakatkan elpiji 5,5 kg di Gorontalo nampaknya akan bisa terwujud.

Pasalnya, hingga saat ini, cukup banyak pihak yang tertarik untuk menjalankan bisnis elpiji non subsidi ini.

Misalnya di Kabupaten Gorontalo. Sedikitnya, ada ratusan koperasi di wilayah tersebut menyatakan kesiapannya untuk membantu penjualan elpiji 5,5 kg di Kabupaten Gorontalo. Bahkan, sebagai tindaklanjut kerjasama dengan Pertamina, ratusan koperasi ini telah melakukan pembahasan teknis tentang bisnis elpiji tersebut bersama Pertamina, Rabu (16/8).

“Peluang bisnis ini kita tangkap,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Gorontalo, Drs. A. S. Hida MPd, ketika diwawancarai Gorontalo Post usai mengikuti kegiatan di Grand Q Hotel tersebut.

Ia mengatakan, kedepan, ada wacana yang berkembang bahwa pembelian elpiji 3 kg akan diperketat. Dimana setiap warga yang membeli harus menunjukan kartu miskin. “Ketika elpiji 3 kg semakin ketat untuk dibeli, maka warga akan beralih ke elpiji 5,5 kg. Pasti elpiji non subsidi ini akan diburu,” ujarnya.

Sales Executive Elpiji Sulut-Gorontalo, Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan, sejauh ini, memang cukup banyak pihak yang tertarik untuk bekerjasama dengan Pertamina dalam penjualan elpiji 5,5 kg. Diantaranya koperasi di Kabupaten Gorontalo dan BUMD di Gorontalo Utara.

“Ada banyak kemudahan dan keuntungan yang diperoleh koperasi ketika bekerjasama dengan kami untuk penjualan elpiji 5,5 kg ini. Diantaranya, konsumen bisa memperoleh kepastian harga, stok dan after sales service-nya. Dimana ketika tabung bocor atau regulator tidak jalan, itu akan segera tertangani dengan cepat. Dan pastinya, keuntungan dari penjualan elpiji 5,5 kg ini akan menjadi pendapatan koperasi yang ujung ujungnya untuk kesejahteraan para anggotanya,” kata Adeka.

Meski begitu, lanjut Adeka, tujuan utama Pertamina meluncurkan elpiji 5,5 kg bukan karena dari sisi bisnisnya, namun lebih ke arah segi pelayanan.

“Selain itu, kami juga ingin agar subsidi elpiji 3 kg tepat sasaran dan juga hadirnya elpiji 5,5 kg untuk menjawab masalah elpiji 3 kg yang setiap tahun terus terulang,” tutur Adeka Sangtraga Hitapriya.(dan/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →