Fadia: Kalau Bisa Juara Sekarang, Kenapa Tunggu Nanti?

Rehan Naufal Kusharjanto (kanan)/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Dok PBSI)

Hargo.co.id – Pebulu tangkis putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti mengaku optimis bisa memberikan yang terbaik di Thailand Masters 2018.

Turun di nomor ganda campuran bersama Rehan Naufal Kusharjanto, dan nomor ganda putri bersama Agatha Imanuela, Fadia yakin bisa mulai ikut bersaing di level senior.

Fadia tahu, perjuangannya tidak bakal mudah. Namun, ia merasa sudah harus mulai menguji sejauh mana kemampuannya di tingkat senior.

“Ini adalah turnamen senior pertama buat saya. Lawan-lawan tentu jauh lebih berat dari level junior. Saya pribadi mau main lepas saja, karena pelatih juga tidak memberikan target apapun,” kata Fadia, Rabu (10/1).

Kendati demikian, kata Fadia, bukan berarti ia tidak membidik gelar juara. Hal itu juga sudah diinstruksikan oleh pelatihnya yang merupakan mantan pemain ganda campuran Indonesia, Nova Widianto.

“Pelatih bilang kalau bisa juara sekarang, ngapain nunggu nanti-nanti?” ujarnya.

Bersama Rehan, Fadia sudah melewati babak pertama Thailand Masters 2018 dengan cukup baik dengan menumbangkan pasangan lintas negara, Mohamad Arif Abdul Latif/Rusydina Antardayu Riodingin (Malaysia/Indonesia), dengan skor 16-21, 21-11, dan 21-13 di babak pertama, Selasa (9/1) kemarin.

Di babak kedua, pasangan peraih gelar juara Kejuaraan Asia Junior 2017 ini akan bersua dengan kompatriot mereka, Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow.

“Yang penting saya dan Rehan in lebih dulu di lapangan. Ini adalah pertemuan pertama kami (dengan Akbar/Winny, Red)) di pertandingan resmi. Biasanya hanya bertanding saat latihan saja,” kata Fadia.

Fadia juga akan menjalani pertandingan di sektor ganda putri pada Rabu petang ini dengan menghadapi pasangan Singapura, Ong Ren-Ne/Crystal Wong Jia Yin.

(kar/JPC/hg)