Gadget Jadi Candu

Hargo.co.id, Zetizen-GP- Gadget merupakan perangkat elektronik yang sudah jadi bagian dari kehidupan kita, baik itu handphone, smartphone, tablet, bahkan laptop. Ke mana-mana pasti bawa gadget, enggak heran banyak orang yang enggak bisa lepas dari gadget. Kalo di kasih pilihan antara ‘lebih baik mana ketinggalan buku atau gadget?’, sebagian besar orang akan memilih untuk ketinggalan buku dibandingkan gadget.

Zetizen Gorontalo sadar tidak saat ini kita sudah hidup di era serba digital yang menuntut kita untuk terus menerus menatap sebuah layar. Makanya muncul nama khusus untuk generasi kita, generasi menunduk. Miris ya bacanya? Tentu. Gadget di era kita sudah jadi candu. Banyak orang jadi gadget-oriented dan kurang memperdulikan sekitar.

By the way, sudah tahu belum apa saja efek dari kecanduan gadget? Yuk simak ulasan berikut ini.

 Ancaman Terhadap Mata
Tingginya tingkat ketergantungan kita terhadap gadget membuat kita terus-terusan terpapar oleh cahaya dari layar tersebut dan hal ini memunculkan resiko kesehatan yang enggak ringan lho Zetizen! Gangguan ini dipicu oleh “blue light” atau lebih dikenal dengan high energy visual light (HEV). Mata manusia harus bekerja keras untuk memfilter cahaya HEV ini.

Gangguan Pendengaran
Lain lagi dengan pendengaran, gadget tidak akan lengkap kalo tidak ada headset atau pun earphone-nya. Keseringan mendengarkan lagu menggunakan headset atau pun earphone akan menganggu kesehatan telinga kita, duh! Fyi, para ahli mengatakan suara yang dikeluarkan dari earphone sebesar 85 desibel bisa mengubah rambut mikroskopis yang ada di telinga bagian dalam ke jaringan parut.

Gangguan Mental (Stres)
Kebanjiran informasi dan multitasking untuk mendapatkan update-an terbaru membuat diri kita akan cepat lelah dan beresiko kena stres. Hal ini harus banget dihindari. Karena membiasakan diri kita untuk sering-sering mengecek keadaan dunia maya enggak bagus. Masa masih muda langsung kena stres?

Kepekaan Terhadap Lingkungan Menurun
Efek yang ini juga berbahaya dan paling buruk lho Zetizen! Kenapa? Karena kita terlalu fokus pada gadget kita dibandingkan lingkungan sekitar. Kita akan menjadi self-oriented. Sepenggal kalimat, “Gadget mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat” adalah benar adanya.

Terus cara mengatasi efek dari kecanduan gadget gimana dong? Cara paling mudah adalah dengan membatasi diri dari penggunaan gadget dan berusaha sebisa mungkin untuk membuat komitmen dengan diri sendiri. (ZT-10/hargo).

Ade Rian Sudrajat
Ilmu Komunikasi UNG

Lebih Pilih Gadget Daripada Buku
Menurut saya, gadget bagi remaja itu sangat berefek pada menurunnya kualitas belajar mereka. Apalagi biasanya saat mencari referensi dalam bahan belajar, mereka lebih memilih mencari melalui gadget daripada melalui referensi buku. (ZT-11)

 

 

Siti Anggriani Dunggio
SMA Negeri 4 Kota Gorontalo

Sangat Positif
Menurut aku, gadget untuk remaja itu berefek positif, karena dapat memudahkan para remaja untuk mencari informasi, memudahkan dalam berkomunikasi jarak jauh, serta sangat membantu dalam mencari tugas-tugas. (ZT-11)

 

Ahmad Husai Anthoni
Agribisnis UNG

Proteksi Diri
Sebenarnya Gadget ini dampaknya ada yang positif dan negatif, tinggal kita yg harus bisa memproteksi diri. Jika kita dapat memproteksi diri kita sendiri, maka kita bisa menggengam dunia ini, tapi kalau kita terlena dngan kenikmatan berhura-hura dengan gadget, yah.. bersiaplah untuk di perbudak zaman. (ZT-11)