Gorontalo Rawan Disusupi Paham Radikalisme

ilustrasi

Hargo.co.id Gorontalo – Paham radikalisme dan terorisme hingga saat ini masih menjadi hantu bagi bangsa Indonesia. Tak heran kemudian, hampir semua instansi keamanan di Indonesia, masih menjadikan radikalisme dan teroris sebagai salah satu musuh utama mereka. Gorontalo sendiri adalah salah satu daerah yang dinilai rawan disusupi paham radikalisme.

Tak heran kemudian, Polda Gorontalo terus melakukan sejumlah upaya pencegahan untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme masuk di Indonesia.

Kabid Humas Polda Gorontalo Akbp Wahyu Tri Cahyono, SIK, menyampaikan upaya pencegahan Radikalisme dan Terorisme yang dilakukan oleh Polri sudah sangat maksimal. Upaya dilakukan mulai dari preventif, represiv, dan melakukan sambang oleh Bhabinkamtibmas sudah semakin digencarkan.

“Provinsi Gorontalo menduduki peringkat ke 2 diseluruh Indonesia sebagai daerah yang berpotensi tinggi dalam penyebaran Radikalisme, makanya perlu ada upaya maksimal untuk mengantisipasi perkembangan paham yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa ini,” tegasnya.

Olehnya, Wahyu menghimbau kepada seluruh masyarakat umum untuk tidak cepat mudah terpengaruh apabila ada sekelompok orang yang ingin merubah keutuhan NKRI.

“Dihimbau juga agar supaya bersama-sama kepolisian untuk mencegah ataupun menangkal penyebaran Radikalisme dan Terorisme di Indonesia khususnya di Wilayah provinsi Gorontalo.” tambahnya.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, Kepolisian juga sudah membentuk Tim Satgas Cyber Crime dan Cyber Troops sebagai sarana untuk melakukan patroli di dunia maya, karena sejauh ini media sosial juga menjadi sarana dalam menyampaikan Radikalisme dan Terorisme itu sendiri.

Maka untuk itu, Wahyu berharap kepada pengguna media sosial untuk tidak sembarangan menshare ataupun mempercayai apabila ada suatu akun yang menyebarkan informasi yang belum tentu ada kebenarannya (Hoax). (tr-45)