Gula Gorontalo Tembus Thailand, Nilai Ekspor Capai US$1.050.450

UNTUK pertama kalinya pada tahun 2017, ada kegiatan ekspor melalui pelabuhan Gorontalo ke Thailand pada bulan Oktober dengan nilai US$1.050.450

Hargo.co.id GORONTALO – Lama tak terdengar aktivitas perdagangan pelabuhan Gorontalo, pada bulan Oktober 2017 akhirnya ada komoditas asal Gorontalo yang diekspor ke negara tetangga. Adalah komoditas gula tetes Gorontalo yang diekspor ke negeri gajah putih, Thailand.

“Pada bulan Oktober 2017, ada ekspor ke negara tujuan Thailand melalui pelabuhan Gorontalo yakni berupa kelompok barang gula dan kembang gula,” ungkap Kepala Bidang Statistik Distribusi, Abdul Asman, pada press confrence di kantornya, Senin (4/12). Sebelumnya, tercatat tidak ada ekspor dari pelabuhan Gorontalo. Dikatakan Asman, ekspor barang gula atau kembang gula tersebut nilainya mencapai US$1.050.450.

Sementara itu, kegiatan impor melalui pelabuhan Gorontalo pada Oktober 2017 tercatat sebesar US$366.969 berupa kelompok bahan bakar mineral, minyak bumi, dan hasil penyulingan, “Impor pada bulan Oktober itu dari Malaysia berupa aspal,” kata Asman. Hingga Oktober pula, nilai kegiatan impor melalui pelabuhan Gorontalo selama 2017 sebesar US$5.354.943.

Sementara neraca perdagangan Gorontalo hingga bulan Oktober 2017 tercatat mengalami defisit sebesar US$4.304.493. Adapun barang Gorontalo yang diekspor melalui pelabuhan di luar Gorontalo pada bulan Oktober 2017 tercatat sebesar US$29.210 melalui pelabuhan Surabaya dan Makassar berupa kayu dan barang kayu dan paket pos, parsel dan barang retur.(axl/hg)