Harga Beras Tidak Merata, Disperindag Operasi Pasar

0
Petugas Dinas Koperindag saat melakukan turun lapangan guna meninjau harga beras di pasar sentral Kota Gorontalo.(Foto: NATHA/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Dinas Perindag Kota Gorontalo melakukan turun ke pasar sentral Kota Gorontalo Senin (15/2) kemarin. Adapun yang menjadi sasaran Dinas tersebut guna meninjau harga beras di masing – masing pedagang yang ada di Pasar sentral Kota Gorontalo, Pasalnya akhir – akhir ini masayrakat terus mengeluhkan lonjakan harga hingga mencapai Rp.12.000 Rupiah per kilogram yang sebelumnya berharga 9.300 perkilogram.

Lonjakan harga inipun menurut para pedagang diakibatkan oleh gagal panen, serta tidak meratanya harga beras dipasaran, diantaranya diakibatkan oleh gagal panen akibat musim kemarau panjang, serta ada penanaman yang tidak serentak bahkan dengan adanya pegadang beras dari luar daerah yang langsung membeli ke petani.

“Ya dengan kenaikan harga ini maka kami melukan operasi pasar, dan benar apa yang dikeluhkan oleh masyarakat, ternyata lonjakan harga beras inipun tidak merata, namun dengan lonjakan harga inipun dikarenakan oleh gagal panen, serta penanaman yang dilakukan tidak serentak,

Bahkan keluhan dari pedagang juga ini diakibatkan adanya pedagang beras dari luar daerah seperti kota manado yang coba langsung mendatangi para petani atau langsung mendatangi gilingan,” Jelasnya Zulkifli Lamusu Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindag Kota Gorontalo.

Namun dengan lonjakan harga ini pihak Pemerintah tidak menutup mata, bahkan dalam operasi pasar ini pula Disperindag mengunjungi Kantor Bulog Gorontalo, sebab lonjakan harga inipun tidak menutup kemungkinan disebabkan dengan keterlabatannya penyaluran sembako terhadap masyarakat,

Hal inipun dibenarkan Wakil Kepala Bulog Gorontalo Heriswan, Namun untuk saat ini kata Heriswan pihaknya sudah melakukan penyaluran sembako di setiap Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Gorontalo, namun dengan secara bertahap.

“Lonjakan harga bisa saja terjadi dikarenakan keterlambatan penyaluran raskin, dan untuk penyaluran sembako ini sudah kami salurkan meskipun masih di seputaran Kota Gorontalo, serta Kabupaten Gorontalo,” Ungkapnya sembari menambahkan pihaknya telah mempersiapkan stock beras untuk empat bulan kedepannya.(Tr-46/hargo)