Hari Bakti Pemasyarakatan ke-53 Rekor MURI Khatam Raya Se-Indoneaia

Jajaran Kanwil KemenkumHAM dan Lapas Gorontalo saat menggelar Khatam Qur'an di Lapas Kelas IIA Gorontalo, Kamis (20/4) (F. Yudhistirah Saleh/ Gorontalo Post)

GORONTALO – Hargo.co.id Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-53 lembaga pemasyarakatan kelas IIA Gorontalo benar-benar berlangsung sangat meriah.

Beragam kegiatanpun digelar, dari pelaksanaan bakti sosial, Gerakan subuh berjamaah, Lomba olahraga, Hingga puncaknya yaitu pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pelaksanaan Khatam Quran terbanyak sepanjang Indonesia oleh para narapidana/ warga binaan lapas.

Hal ini seperti hasil pantauan langsung Gorontalo Post, saat pelaksanaan Khatam Qur’an di Masjid Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Gorontalo, Kamis (20/4) kemarin. Kegiatan berlangsung sangat meriah dan diikuti oleh sedikitnya 135 Warga Binaan Lapas Gorontalo.

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil KemenkumHAM Gorontalo sekitar pukul 08.00 Wita. Selain kegiatan Khatam Quran kegiatan juga diisi dengan tausiah dari salah satu pemuka agama Islam di Gorontalo.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Widodo mengatakan, Kegiatan Khatam Quran ini digelar secara serentak di seluruh Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia.
“Jumlah pesertanya berkisar ratusan ribu orang, jadi kami optimis mampu memecahkan rekor MURI,” ujarnya.

Selain itu menurut Widodo kegiatan Khatam quran juga merupakan implementasi dari program pembinaan yang selama ini diterapkan kepada para napi di Lapas. “Alhamdulillah sudah banyak dari para napi yang bisa membaca Al-Quran, Bahkan ada yang sudah hafal malah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil KemenkumHAM Gorontalo, Agus Subandrio mengatakan, kegiatan ini sendiri merupakan agenda dari Dirjend Pemasyarakatan yang kemudian dijabarkan oleh seluruh Lapas di Indonesia.

“Rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak hari Senin kemarin, yang diawali dengan bakti sosial,” ujarnya. Tak hanya itu, Agus mengatakan, kegiatan ini memang digelar secara serempak ditingkat nasional.

“Setiap kegiatan peringatan hari bakti pemasyarakatan memang diharapkan kegiatannya yang bermanfaat bagi masyarakat maupun warga binaan itu sendiri,” tambahnya. Lebih lanjut Agus mengatakan, KemenkumHAM sudah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan terhadap warga binaan.

misalnya pemberian remisi yang sekarang sudah bisa dilakukan melalui sistem. “Termasuk peningkatan keamanan dan persenjataan dalam lapas,” tandasnya. (Adv-35/hg)