Hawking Tuding Trump Hancurkan Bumi!

Stephen Hawking (Quartz)

Hargo.co.id – Ilmuwan Stephen Hawking memberi peringatan terkait perubahan iklim. Ia mengatakan, nanti suhu bumi bisa berubah seperti Venus yang sangat panas bila fenomena pemanasan global terus menunjukkan progresivitasnya seperti sekarang.

Dalam episode kedua serial ‘Favourite Places’, Hawking mendeskripsikan suatu hari nanti bumi bisa menyerupai Venus dengan suhu 460 derajat Celcius (860 Fahrenheit) bila tak kunjung mengurangi emisi gas kaca. Venus merupakan planet terdekat kedua dengan matahari, setelah Merkurius.

Meski begitu, tekstur Venus pernah mirip dengan bumi pada empat miliar tahun yang lalu. Lengkap dengan air di permukaan dan suhu ringan yang serupa dengan bumi.

Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump (Evening Standard)

“Bila kalian bertemu dengan orang yang tidak percaya pemanasan global, bilang pada mereka saya akan membayar ongkos perjalanannya ke Venus,” ujar Hawking.

Oleh karena itu Hawking menyayangkan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump karena menarik diri dari Perjanjian Paris. Hawking menyebut tindakan Trump itu sebagai penghancuran terhadap bumi.

Pada tahun 2015, sekitar 195 negara menandatangani kesepakatan yang menetapkan langkah-langkah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca untuk mencegah kenaikan suhu lebih dari dua derajat dalam 50 tahun ke depan. Namun Trump mengumumkan pada Juni 2017 untuk menarik keluar dari perjanjian tersebut, dengan alasan bahwa hal itu akan membuat AS memiliki kerugian ekonomi.

“Saya tidak menyangkal pentingnya memerangi perubahan iklim dan pemanasan global. Tidak seperti Donald Trump yang mungkin telah mengambil keputusan yang paling serius dan salah tentang perubahan iklim yang telah dilihat di depan mata sendiri,” jelas Hawking.

Hawking menambahkan, umat manusia harus menemukan rumah baru di luar angkasa dalam 200 sampai 500 tahun mendatang jika kita ingin bertahan. Dia meminta negara-negara terkemuka untuk mengirim astronot ke bulan pada tahun 2020 dalam upaya untuk menyalakan kembali eksplorasi luar angkasa.

“Menyebarkan ke luar angkasa akan benar-benar mengubah masa depan umat manusia. Saya harap ini akan menyatukan negara-negara kompetitif dalam satu tujuan tunggal, untuk menghadapi tantangan bersama bagi kita semua,” ujarnya beberapa waktu lalu seperti dilansir Dailymail.

(ina/JPC)