Ini Tersangka Pembunuhan Hadijah, Oma 65 Tahun yang Ditemukan Mengapung di Saluran

TERDUGA pelaku yang diamanka oleh Polsek Tibawa.

Hargo.co.id GORONTALO – Belum genap sehari. Kasus dugaan pembunuhan Hadijah (65) warga asal Toli-toli, Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai terungkap. Itu menyusul diamankankan seorang pria oleh Polsek Tibawa, Rabu (18/10).

Belum diketahui jelas identitas pria yang diamankan tersebut. Hingga berita ini dilansir, Polsek Tibawa masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pria berkulit sawo matang itu.

Meski demikian informasi yang dirangkum Gorontalo Post menyebutkan bila pria tersebut memiliki hubungan dengan Hadijah.

Beredar kabar bila pria yang diperkirakan berusia sekitar 50-an tahun itu memiliki hubungan keluarga dengan korban. Ditengarai bila pria tersebut adalah suami siri dari Hadijah. Konon, Hadijah adalah istri ketiga dari pria tersebut. Uniknya lagi, istri kedua dari pria bertubuh padat berisi itu masih memiliki hubungan keluarga (sepupu).

Keterangan yang beredar di kalangan warga, menjelang pagi hari, salah seorang warga sempat melihat pria tersebut menuju ke lokasi penginapan di Tibawa. Saat itu pria tersebut datang ke Peningapan dengan alas kaki berlumuran lumpur.

Tak lama kemudian pria tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Sulawesi Tengah. Atas informasi itu, Kepolisian Resor Gorontalo bergerak cepat. Mereka lantas berkoordinasi dengan Polres Boalemo maupun Polres Pohuwato. Saat berada memasuki wilayah Pohuwato, pria tersebut berada di Randangan. Petugas lantas mengejar dan mengamankan pria tersebut. Selanjutnya dibawa ke Polsek Tibawa.

Kabar penangkapan pria yang diduga penganiaya Hadijah membuat warga penasaran. Mereka lantas silih berganti datang ke Polsek Tibawa. Namun saja para warga tak bisa masuk lantaran petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Di sisi lain, beredar pula informasi bilamana pria tersebut dan Hadijah bukanlah suami istri. Kabar itu datang setelah adanya screenshoot (salinan) percakapan media sosial dengan akun istriya rusttam kamisi. Dalam percakapan itu, akun istriya rusttam kamisi mengaku sebagai tante dari Hadijah.

Ia pun menyatakan bila Hadijah ditengarai dirampok dan dibunuh saat akan pulang kampung ke wilayah Tulap, Minahasa. Saat itu Hadijah baru saja menjual lahan miliknya seharga Rp 50 juta.

Diberitakan sebelumnya, Hadijah (65) asal Kelurahan Panasakan, Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah itu ditemukan dalam kondisi mengapung di saluran irigasi Desa Datahu. Saat kali pertama ditemukan, perempuan yang mengenakan setelah sweater biru merah dan celana hitam itu dalam posisi telentang.

Mayat Hadijah kali pertama ditemukan Seti Sahi, warga Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Ketika itu, Seti baru saja mengantar anaknya ke MTs Tibawa menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan menuju ke rumah, perempuan berusia 34 tahun itu berniat memeriksa sawah miliknya. Setelah memarkir sepeda motor di pinggir jalan GORR, Seti lantas turun ke arah sawah. Saat hendak menyeberang irigasi, Seti langsung dibuat syok. Pasalnya di tengah saluran irigasi selebar 1 meter itu mengapung sesosok mayat.

“Saya langsung lari ke rumah Ti Ayah (Kepala Desa,red). Saya takut sekali,” ujar Seti yang ditemui di lokasi kejadian.
Keberadaan mayat Hadijah yang mengapung di saluran air itu langsung merebak. Warga pun lantas berbondong-bondong menuju ke lokasi dan kemudian melapor ke Polsek Tibawa.(tr-56/hg)