Ingat Boneka Cantik Berdaster, Begini Kata Polisi

BONEKA cantik yang sempat menghebohkan warga Desa Kemiri, Paguat, Pohuwato, beberapa waktu lalu.

Hargo.co.id Gorontalo – Boneka perempuan berparas cantik yang sempat menggegerkan warga Desa Kemiri, Paguat, Pohuwato, ternyata berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang sengaja dibawa ke Gorontalo oleh sepasang suami istri.

Boneka yang bertuliskan sexye dibelakang leher ini dari ciri-cirinya memang boneka seks atau Sex Toy. Boneka tersebut memiliki sepasang buah dada dan alat kelamin wanita, layaknya wanita manusia pada umumnya.

Tubuh boneka ini terbuat dari plastik atau balon mainan anak-anak. Sedangkan kepala nya terbuat dari bahan plastic keras dan tangan boneka tersebut dari sikut sampai jari-jarinya tangan dan kakinya dari lutut hingga jari-jari kaki, terbuat dari plastik silikon.

Boneka ini sejatinya dibawa oleh Alwin Nusi (47) dan istrinya Nuraini (49) warga Desa walandanu, Kecamatan Balesang Tanjung, Donggala, Sulteng. Dari keterangan pemiliknya Alwin Nusi, bahwa boneka seks itu ditemukan oleh ponakannya di tengah lautan saat memancing ikan pada Februari 2017. Kondisi boneka pun dalam keadaan telanjang bulat. Kemudian boneka tersebut disimpan, lantas dibawa ke Desa Kemiri, Paguat.

Kapolsek Paguat, Iptu Muhlis Amosaba, mengatakan, maksud kedatangan Alwin Nusi dan istrinya di Desa Kemiri untuk mengunjungi keluarga dan hendak berobat dikarenakan kondisi Alwin Nusi dalam keadaan sakit. Sedangkan boneka tersebut hendak diberikan pada ponakannya yang perempuan yang masih duduk dibangku SMP. Dan memang boneka seks itu telah dimintanya jauh-jauh sebelumnya.

Setelah boneka cantik itu menyedot perhatian masyarakat di Dusun I Desa Kemiri, maka pihak kepolisian langsung mengamankan beneka yang sudah diberikan hijab itu. Meski demikian, warga yang masih penasaran tetap mendatangi Polsek untuk melihat langsung boneka tersebut.

“Jadi saat ini kami sudah mengamankan boneka tersebut dari masyarakat dusun I ke Mapolsek Paguat, agar tidak merebak informasi yang mengada-ada. Setelah kami dalami tidak unsur pidananya, hanya saja bone teresebut mirip peremuan cantik yang menyerupai wujud manusia,” jelasnya.

Ditambahkannya, boneka tersebut hanyalah boneka biasa, hanya saja informasi yang beredar justru sudah ditambah-tambah sehingga membuat warga menjadi penasaran.

“Setelah berada di Polsek Paguat, boneka tersebut perlahan-lahan tidak lagi membuat masyarakat heboh, sebagaimana kabar sebelumnya. Selain itu kami juga akan menyerahkan boneka plastik itu kepada pemiliknya yang datang di Desa Kemiri, sebab boneka tersebut berasal dari Sulteng yang dibawa ke Gorontalo,” pungkasnya.

Sebelumnya beredar kabar bahwa boneka tersebut jatuh dari pesawat, bahkan dari luar angkasa sebagai alat bantu seks yang berasal dari luar negeri.(Tr-30/hg)