Ingat Oknum Polisi dengan Kasus Indehoy? Mereka Di..

Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Kasus dugaan perzinahan yang melibatkan dua anggota Polres Gorontalo Kota yakni Kanit PPA Bripka RB dan anggotanya Briptu FS terus bergulir. Setelah dinonaktifkan dari jabatan mereka, Bripka RB dan Briptu FS kini dimutasi ke Polda Gorontalo.

Bripka RB ditempatkan pada bagian Yanma, sementara Briptu FS dimutasi ke Propam Polda Gorontalo dengan status terperiksa serta dalam pemantauan.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK ketika diwawancarai kemarin menjelaskan, saat ini kedua anggotanya kini ditarik dan dipindahkan ke Polda Gorontalo. Hal tersebut tidak lain berkaitan dengan perkara yang dijalani oleh keduanya yakni dugaan kasus perzinahan. “Keduanya sudah resmi dimutasikan ke Polda Gorontalo,” ujarnya.

Ditambahkan pula, terkait dengan perkara dugaan perzinahan tersebut, saat ini Bripka RB dan Briptu FS sudah dalam proses interogasi dari pihak Propam. Sedangkan untuk pidana umumnya, masih sementara berproses. “Kita tunggu dulu hasil pidana umumnya, kemudian diproses untuk sidang kode etiknya,” terangnya.

Ditanyakan apakah pelapor akan dimutasi pula? Alumnus Akpol 1996 ini menyatakan, pelapor yakni Bripka SL tidak akan dimutasi. Alasannya, yang bersangkutan memiliki jabatan di Polsek Kota Timur sebagai Kasium atau orang ke dua di Polsek Kota Timur. “Pelapor tidak kami mutasi.

Yang bersangkutan memikul tanggungjawab yang besar sebagai orang ke dua di Polsek Kota Timur. Oleh karena itu, yang bersangkutan saat ini aktif melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab,” pungkasnya. (kif)