Ini 7 Ulasan Bahaya Menonton Sinetron India ‘Uttaran’ Bagi Anak

Maklumat melarang menonton sinetron India. (foto Caisar Toma/Gorontalo Post)

Hargo.co.id – Sinetron India yang kini menjadi ‘virus’ bagi masyarakat Indonesia, ternyata banyak membawa dampak kepada orangtua dan anak.

Belum lama ini, lurah Faniear Nanda Doda yang berdinas di kelurahan Dembe Jaya, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo mengeluarkan maklumat, agar pegawainya tidak menonton sinetron India disaat jam kerja.

Dalam situs muslimahzone.com merincikan bahwa sinetron India Uttaran yang disiarkan di ANTV memberikan dampak negatif bagi mindset anak. Berikut ulasan muslimahzone.com tersebut soal bahaya Uttara bagi anak.

Kata bahaya dalam judul tidak pake tanda kutip, karena memang jelas dan bisa dipastikan untuk mendapatkan perhatian serius.

Bahwa ada pendidikan moral yang keliru dan salah kaprah, bahkan bisa tertanam di mindset bernuansa negatif untuk para penggemarnya. [Baca: Sinetron India Mengganggu Kinerja Pegawai, Lurah Ini Keluarkan Maklumat, Begini Isinya….]

Mungkin bagi tingkatan orangtua yang menonton, bisa melihat serta menilai dari berbagai sudut pandang sosial, tapi akan lain lagi bila untuk para ABG yg masih labil!

Berawal dari kesukaan anak perempuan saya (fans film India), setiap pulang sekolah langsung standy by selama 2,5 jam (senin-jumat) dan 3 jam (sabtu-minggu). Bayangkan penayangan yang begitu lamanya, setiap hari tanpa ada jeda waktu yang terlewati.

Sehingga saya penasaran, seperti apakah film tersebut? dan akhirnya saya turut mendampingi beberapa episode, dan kalau tidak nonton maka anak menceritakan seperti apa jalan ceritanya. Dan atas apa yang saya saksikan, sungguh sebuah tayangan yang miris.

19 KOMENTAR

  1. Sama seperti drama india lainnya..
    Pada umumnya setiap drama india sama aja.. setiap ada masalah kecil semuanya selalu dibesar besarkan.. dan ibu saya sepertinya terpengaruh dengan hal negatif dari film india ini. Jadi mudah tersinggung karena hal hal sepele.. seperti tokoh tokoh dalam drama india pada umumnya yang keadaannya cendrung tegang setiap saat dan saling mengumpat dari belakang.. memang hampir gak ada positifnya film film india yang beredar di Indonesia

  2. Memang kwalitas mental aparat yang nonton sinetron di jam kerja belum begitu baik. Sehingga perlu teguran resmi yang agak “lucu” untuk menyadarkan mereka.

    Saya pribadi melihat ada pembodohan dari stasiun tv swasta dengan menayangkan drama tidak bermanfaat bagi masyarakat indonesia.

    Apa jadinya bangsa ini jika masyarakat dibiasakan dengan hal-hal tidak bermuntu dan membuang waktu tanpa mengerjakan kewajiban atau bekerja keras dan berinovasi untuk kemajuan bangsa.

  3. Q sih sukanya kalo seluruh pemeran uttaran di kasih kopi sianida semua.trus sutradaranya dikasih racun sianida + kencing tikus..krn alur ceritanya bikin jengkel n bnyk tdk sesuai n lebay abis.

  4. Gara gara film luar ratingya tinggi,akhirnya dicarilah dampak negatifnya.coba tanyakan,berapa bayak sinetron kita yang mendidik anak???

  5. Itu hanya sinetron,kalau kalian tidak suka nonton ya udah jangan nonton!ada yg blang kisah bunuh bunuhan,lo kira kisah itu cman ada di uttaran doang! Justru uttaran jga banyak pelajaran penting..Lu tau sinetron,lo kira cman uttaran yg merupakan sinetron ejek ejekan,hina hinaan,lo kira uttaran itu isinya ejek ejekan hina hinaan doang?

  6. Yang ga suka boleh aja ga suka tapi ga usah ngejelekin jga. Toh kalian pasti pernah deh ngerasain suka bgt sma suatu film. Dan belom tentu yg kalian tonton itu ksh dampak positif.
    Masing2 ajalah . Kalo menurut gw sih film indonesia jgabanyak dampak negatif nya.heloow

  7. Seruju sekali…tidak ada nilai baik yg bs diambil dr film tersebut,contohnya saja ibu saya sendiri setiap menonton pasti pengumpat dg ulah si ne2k,ato si tapasya lah yg ujung2nya bs strok ibu saya karna nonton film ini…bgt jg dg film2 india lainnya yg katanya buat anak2 tp kok ceritanya kejam saling menghujat menghina & melakukan hal2 yg rasanya kurang pantas di tonton apalagi buat anak2…mudah2an pihak2 yg punya wewenang bs sedikit terketuk hatinya dan memberikan tontonan yg berkwalitas buat anak2 bangsa ini

  8. kisah bunuh bunuhan, tipu menipu telah ada dlm kisah Habil dan Qabil…
    saya tidak tau akan seperti apa akhir cerita utaran ini, krn msh jauh dr selesai… semoga saja bukan kejahatan yg menang…

  9. pelajaran penting dr film Utaran.
    1. Wujud sayang nenek kepada Tapasya yg keliru, menyebabkan buruknya nasib Tapasya dikemudian hari.
    2. Ayah yg kurang tegas kepada tapasya, justru membentuk karakter keras kepala dr Tapasya… krn tidak marah atas kesalahan anak, bukan berarti tidak menghukum…
    3. Icha yg terlalu mudah memaafkan, menyebabkab Tapasya justru sulit memahami kesalahannya, dan tidak berniat merubah diri.
    4. dan myngkin masih banyak lagi…

    • Semua hanya film, jangan terlalu di dramatisir. Baiknya tak usah aja punya TV biar tak ditonton sekalian semuanya. Yang penting dikasih tahu anak-anak bahwa semua itu hanya dibuat-buat (alias bohong-bohongan). Nanti juga udah besar anak-anak akan ngerti sendiri. Contoh nya nonton tinju sampai berdarah-darah, apakah itu juga dilarang…. kan tidak. Jadi kasih pengertian aja semua itu bahong-bohongan.

Comments are closed.