Ini Kata Donald Trump Mengenai Penembakkan Gereja Di Texas

Donald Trump di Tokyo, Jepang. (JIM WATSON/AFP)

Hargo.co.id– Presiden Donald Trump mengucapkan bela sungkawa untuk para keluarga korban penembakan di gereja First Baptist, Texas, Amerika Serikat. Di tengah kunjungannya resminya di negara-negara Asia, Trump menghelat konfrensi pers bersama PM Jepang Shinzo Abe di Tokyo, Jepang, untuk membicarakan mengenai insiden mematikan itu.

Jepang adalah negara pertama yang dikunjunginya dalam tur Asia kali ini. Dalam konfrensi pers itu Trump mengatakan kalau kesehatan mental yang lebih baik, bukan pengendalian penjualan senjata, adalah kunci dari penembakkan masal yang sudah membunuh sedikitnya 26 orang tersebut.

”Saya pikir kesehatan mental adalah masalah di sini,” katanya. Dia menambahkan kalau pelaku penembakkan di Texas adalah pria gila yang seharusnya menerima perawatan. ”Masalah ini bukan karena senjata,” sambungnya.

Trump, yang mendapat dukungan politik besar dari National Rifle Association alias asosiasi senjata nasional dan pemilik senjata lainnya, memang head to head dengan pendukung usulan pengendalian senjata yang muncul setelah serangkaian baku tembak massal di Amerika Serikat.

Dalam kesempatan itu, Trump memahami kalau seorang warga lokal sudah menyerang warga sipil dengan senjata. ”Untungnya, ada orang lain yang memiliki senjata dan menembak ke arah pelaku,” katanya.(Hg)