Jaringan Majalah Time Dijual, Banderolnya Rp 37,8 Triliun!

LEPAS: Pemimpin Redaksi Majalah Time Nancy Gibbs berbicara di atas panggung September lalu. (Ben Gabbe / GETTY GAMBAR AMERIKA UTARA / AFP)

LEPAS: Pemimpin Redaksi Majalah Time Nancy Gibbs berbicara di atas panggung September lalu. (Ben Gabbe / GETTY GAMBAR AMERIKA UTARA / AFP)

Hargo.co.id – Majalah Time akan memiliki pemilik baru. Perusahaan Media Meredith (MDP) Minggu (26/11) Senin WIB, mengumumkan bahwa mereka telah setuju untuk membeli majalah berusia 95 tahun, Time Inc., senilai USD 2,8 miliar (setara Rp 37,8 triliun).

Memperoleh group bisnis majalah legendaris memberi Meredith kontrol terhadap puluhan judul besar lain. Seperti People, Sports Illustrated, Fortune, dan Entertainment Weekly.

Meredith sendiri sudah menerbitkan beberapa majalah ternama, termasuk Parents, Shape and Better, Homes & Gardens. Kedua perusahaan media tersebut bernilai kira-kira sama di pasar saham.

Untuk membiayai deal tersebut, Meredith yang berbasis di Iowa mengambil beberapa hutang serius. Mereka meminjam sekitar USD 3,6 miliar (setara Rp 48,6 miliar) dari berbagai macam kreditur.

Perusahaan juga berencana menjual sebagian besar bisnis gabungan, senilai USD 650 juta, ke perusahaan milik Charles dan David Koch. Koch bersaudara adalah pendukung mega partai Republikan dan konservatif.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa investasi Koch bersaudara menggarisbawahi nilai unlocked value yang signifikan dari merger.

Meredith mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Koch bersaudara tidak akan memiliki kursi di dewan direksi dan tidak akan berpengaruh pada karya editorial atau managerial Meredith.

Dalam sebuah pernyataan yang dipersiapkan, Presiden Meredith, Tom Harty, menyebut kesepakatan itu transformatif. ”Ketika Anda menggabungkan bisnis televisi lokal yang kuat dengan penciptaan konten multiplatform premium terpercaya dari Meredith and Time Inc., ini menciptakan perusahaan media yang kuat yang melayani konsumen dan pengiklan,” kata Harty.

Di masa jayanya, Time Inc. (TIME) adalah penerbit kolosal yang membahana. Mereka mengantarkan majalah mingguan ke jutaan orang di seluruh dunia. Judulnya sangat mempengaruhi cara orang mencerna berita, olahraga, hiburan, dan hiburan.

Penerbit ini memperoleh lebih banyak pengaruh pada tahun 1989 saat bergabung dengan Warner Communications untuk membentuk Time Warner (TWX), perusahaan induk CNN. Saat itu, itu adalah perusahaan media terbesar di negara itu.

Tapi Amerika memburuk pada majalah di era internet, dan Time Inc telah berjuang keras sebagai perusahaan independen sejak spin-off 2014. Ini terus kehilangan pelanggan dan iklan.

Time Inc terus memasuki gosip nasional saat menerbitkan Time Person of the Year yang berpengaruh, daftar Fortune 500, Sports Illustrated isu baju renang, dan sexiest man alive People.(*)

(tia/CNN/AFP/JPC/hg)