Jelang Ramadhan, Gepeng Kembali Hiasi Kota Gorontalo

Salah seorang warga saat memberikan duit kepada gepeng di depan salah satu supermarket di Kota Gorontalo.(Foto : Natha/Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Seringkali terkena razia oleh petugas, baik petugas Satpol PP maupun Dinas Sosial Kota Gorontalo, jumlah gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Gorontalo masih terus menjamur.

Bahkan, kehadiran mereka jelang bulan suci Ramadan ini nampak semakin banyak. Hal ini pun menuai berbagai komentar dari warga Kota Gorontalo.

Hal ini seperti hasil pantauan Gorontalo Post, kemarin, Selasa (18/4), nampak hampir seluruh pusat perbelanjaan ternama di Kota Gorontalo ditongkrongi para gepeng.

Dengan santainya mereka duduk-duduk di depan toko maupun dekat pintu keluar pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Gorontalo.

Wajah mereka pun nampak masih sama dengan gepeng yang pernah terkena razia sebelumnya.

Hal ini menuai berbagai komentar dari warga Kota Gorontalo. Seperti yang disampaikan oleh Hardiman, salah seorang warga yang mengaku tidak masalah dengan kehadiran para gepeng yang ada di Kota Gorontalo itu.

“Sepanjang tidak berbuat tindak kriminal saya rasa dibiarkan saja, kasian juga mereka hanya cari makan,” ujarnya sambil tersenyum.

Komentar lain juga disampaikan oleh Rahim Husin salah seorang warga Kota Gorontalo yang juga dimintai tanggapan terkait kehadiran gepeng dan pengemis di Kota Gorontalo.

Menurut Rahim, ia tidak setuju dengan semakin menjamurnya para pengemis dan gepeng yang ada di Kota Gorontalo.

Karena menurutnya, mereka malah menjadikan profesi mengemis dan meminta-minta sebagai aktivitas harian atau mata pencaharian.

Padahal ada sebagian dari para pengemis itu yang terlihat masih kuat dan mampu untuk bekerja.

“Semua orang butuh makan, tapi kita tetap harus kerja, lagipula mereka sudah berulang kali dibina dan dibantu oleh Dinas Sosial, tapi mereka saja yang lebih memilih jalan mudah untuk mendapatkan uang,” ujarnya.

Tak hanya itu, Rahim juga mengatakan, tak banyak juga dari para pengemis, peminta sumbangan yang sering beroperasi di Kota Gorontalo yang ternyata hidup berkecukupan.

Olehnya Rahim berharap, Pemerintah Kota Gorontalo untuk terus melakukan upaya razia dan pembinaan kepada para pengemis maupun peminta sumbangan yang ada di Kota Gorontalo. Terlebih saat mulai mendekati waktu bulan suci ramadhan ini.(tr-45/hargo)