Kabupaten Gemilang, Masyarakat Madani dan Sejahtera, Obsesi Nelson-Fadli

Nelson Pomalingo.

Hargo.co.id –  MEMASUKI usia ke 344 tahun, Kabupaten Gorontalo terus berbenah. Meski usia yang sudah sangat matang, nyata kabupaten tertua di Gorontalo itu masih perlu perhatian lebih.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 400 jiwa, Kabgor masih menghadapi problem yang mengakar di masyarakat. Tingkat kemiskinan yang tinggi, pengangguran, dan juga problem pendidikan yang butuh sentuhan.

Berbagai problem yang dihadapi tidak lantas membuat pemerintah berkecil hati.
Dalam dua tahun terakhir ini, Kabgor menunjukkan progres yang luar biasa. Angka kemiskinan menurun. Pada 2015, angka kemiskinan Kabgor bertengger di di 22,3persen. Kini sudah menurun di 21,001 persen.

Demikian pula sektor pertanian. Tak hanya jagung, Pemkab Gorontalo juga mendorong pengembangan Bawang, Cabai, dan Tomat. Bahkan kini mulai beralih pada peningkatan kelapa.

Dari berbagai problem dan prestasi yang didapatkan dua tahun terakhir ini, masih banyak obsesi yang ingin diwujudkan Pemerintah di bawah komando Bupati Prof Nelson Pomalingo, dan Wakil Bupati Fadli Hasan.

“Seperti yang menjadi visi kita, menjadikan Kabupaten Gorontalo yang gemilang, menuju masyarakat madani,” ujar Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

Gemilang yang dimaksud adalah bagaimana Kabupaten Gorontalo bisa melampaui prestasi yang ada. Terutama dalam pembangunan manuasia yang lebih cerdas, lebih berpendidikan, lebih sehat, dan tentunya lebih sejahtera serta bahagia.

“Madani yaitu masyarakat terus berkembang namun tetap beradab, berkarakter dan tak melupakan adat istiadat daerah,” kata Nelson.

Karena itu, program Pemkab Gorontalo bertumpu pada penduduk. Semua program dibuat khusus untuk meningkatkan kesejahteraan. Seperti Kabupaten Gorontalo sebagai lumbung ternak.