Kalimat Terakhir, Polisi yang Mutilasi 2 Anaknya: Maafkan Papa ya, Dik!

Brigadir Petrus Bakus, oknum anggota Satintel Polres Melawi, Kalbar. Sang pembunuh dua anaknya dengan sadis (Foto Jawa Pos)

Hargo.co.id – Entah setan apa yang merasuki, Brigadir Polisi Petrus Bakus, personel Satintelkam Polres Melawi, Kalimantan Barat (Kalbar). Dengan sadisnya ia memutilasi dua anak kandungnya Febian (4) dan Amora (3), Jumat (26/2) dini hari.

Dari informasi bahwa peristiwa sadis ini terjadi di rumah dinas Asrama Polres Melawi Gang Darul Falah, Kabupaten Melawi. Di waktu dinihari tersebut, istri pelaku bernama Windri terbangun dari tidur dan melihat sang suami berdiri di hadapannya seraya memegang parang dan berkata.

“Mereka baik, mereka mengerti, mereka pasrah. Maafkan papa ya, Dik,” ujar pelaku, Brigadir Petrus Bakus seperti dilansir Pontianak Post (grup Hargo.co.id).

Mendengar perkataan itu, Windri langsung terbangun dan melihat kamar yang digunakan dua anaknya yang masih balita tersebut. Betapa kagetnya ketika ia masuk ke dalam kamar ia melihat bahwa dua anaknya sudah bersimbah darah dengan kondisi tak utuh lagi.

Ketakutan dan sangat panik, Windri yang melihat anaknya tak bernyawa itu langsung lari keluar rumah menuju Rumah Dinas yang ditempati Brigadir Sukadi, anggota Sat Intelkam Polres Melawi untuk meminta pertolongan. Mendengar penjelasan Windri dengan raut wajah ketakutan Sukandi lalu mengamankan Windri ke dalam rumah dan mengunci pintu rumah tersebut.

Setelah itu, Brigadir Sukadi melihat Pelaku keluar rumah dan menuju ke rumah rekannya yang tak jauh tersebut. Santainya ia duduk di teras rumah Sukandi, dan berkata lagi “Sudah saya bersihkan, Bang. Saya menyerahkan diri”.