Kecapean, AD Absen Tes Kesehatan

BAKAL calon wakil walikota Hendra Hemeto saat menjalani pemeriksaan kesehatan, kemarin

GORONTALO , Hargo.co.id – Pelaksanaan tes kesehatan untuk bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, terus berlangsung. Memasuki hari ketiga pelaksanaan tes kesehatan, Ahad (14/1), bakal calon walikota Gorontalo, Adhan Dambea absen dalam pelaksanaan tes yang dipusatkan di RS Aloe Saboe (RSAS) Kota Gorontalo itu.

Agenda pemeriksaan kesehatan kemarin, untuk tes fisik serta tes psikotes dan psikiatri para calon kepala daerah. Terlihat hanya bakal calon walikota dan wakil walikota Rum Pagau – Ruslianto Monoarfa (Ramah), dan Marten Taha – Ryan Kono (Matahari).

Sementara pasangan Adha-CBD hanya diikuti bakal calon wakil walikota Hendra Hemeto.  Bakal calon walikota Adhan Dambea sendiri, kemarin, mendadak dikabarkan sakit dan langsung mendapat perawatan dokter.

Mantan Walikota Gorontalo (2008-2013) ini kemudian ditangani oleh tim kesehatan RSAS Kota Gorontalo. Tadi malam pukul 22.00 wita, Adhan Dambea dikabarkan dirawat. Hingga berita ini dilanir pukul 00.30 wita, tim pemenangan ADHA-CBD belum memberikan keterangan terkait perkembangan kondisi Adhan.

Demikian pula pihak Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS). Wakil Direktur RSAS Medi Sarita yang dihubungi tak bisa memberikan komentar banyak. “Saya beberapa hari ini belum ke Rumah Sakit, jadi belum tau soal hal ini,” ujar dr Medi Sarita, Ahad (14/1).

Meski begitu, informasi yang dirangkum Gorontalo Post menyebutkan bila kondisi Adhan Dambea sudah membaik. Bahkan kabarnya Adhan siap melanjutkan pemeriksaan kesehatan yang akan digelar hari ini.

“Bapak (Adhan,red) hanya perlu banyak istirahat, karena sejak kembali dari Jakarta kemarin, beliau jarang tidur saja makanya sedikit kelelahan,” ujar salah satu orang dekat Adhan yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Gorontalo Lapandri Ilahude kepada Gorontalo Post (14/1) mengungkapkan, pelaksanaan tes kesehatan sendiri baru akan berakhir Senin (15/1) pukul 23.59 wita.

Hal ini sesuai dengan PKPU nomor 1 tahun 2017 yang mengatur tentang pelaksanaan tes kesehatan. “Tes kesehatan baru akan berakhir Senin (15/1) pukul 23.59 wita, jadi tidak ada masalah kalau melakukan tes kesehatan Senin (15/1) nanti,” terangnya melalui sambungan telepon seluler.

Lebih lanjut Lapandri menegaskan, teknis pelaksanaan tes kesehatan merupakan wewenang tim pemeriksa yang ditunjuk KPU. Sehingga pihaknya enggan mengintervensi ataupun menanggapi pelaksanaan tes kesehatan yang saat ini sedang berlangsung.

“Kami tinggal menunggu saja hasil rekomendasi yang akan disampaikan oleh tim dokter,” terangnya. Sementara itu Ketua Tim Pemeriksa dr.Irianto Dunda menerangkan, pihaknya bekerja sesuai tahapan yang dilaksanakan.

Dalam hal ini pemeriksaan kesehatan diberikan tenggat dari 11 Januari hingga 15 Januari pukul 23.59. “Jadi kita tetap mengacu ke jadwal yang ada. Kita tak membuka forum untuk itu (siapa saja memenuhi persyaratan pemeriksaan kesehatan). Sebab, hasilnya akan disampaikan ke KPU,” ujar Irianto Dunda.

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Gorontalo, John Hendri Purba mengatakan, jika sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU), pemeriksanaan kesehatan itu pada tanggal 11 – 15 Januari, dan itu merupakan hak dan kewenangan dari tim pemeriksa kesehatan.

“Tahapan pemilihan pilkada itu sudah diatur, termasuk untuk pemeriksaan kesehatan, jadwalnya sudah diatur,” ungkap John. Ia mengatakan untuk seluruh tahapan Pilkada tersebut merupakan hak dan kewenangan dari KPU Kota Gorontalo, Bawaslu Kota Gorontalo tinggal melakukan tahapan pengawasan.

“Hasil pemeriksaan kesehatan itu merupakan kewenangan dari tim kesehatan, dan akan diserahkan ke KPU, dan kita mengawasinya sesuai dengan tahapan,” pungkasnya. (tr-45/wan)