Ketika Perhatian Sang Istri Dibalas dengan Kekejaman

Ilustrasi

TILONGKABILA, hargo.co.id – Siapa bilang bulan Ramadan perilaku hidup buruk masyarakat bisa dijaga?
Seperti halnya Akuloh (45) yang kali ini memang harus diberi pelajaran.

Sudah tidak melaksanakan ibadah di bulan Ramadan, eh malah kedapatan pesta minuman keras (miras). Tak sampai disitu, Ngenes (42) isterinya, malah jadi sasaran tendangan maut.

Ceritanya, bermula pada Senin malam, (19/6). Disaat warga lainnya usai salat tarawih, Akuloh malah berpesta miras bersama rekan-rekannya di wilayah Kota Gorontalo. Sekitar pukul 23.00 Wita, pesta pun usai. Akuloh pun pulang namun tidak langsung ke rumah. Dia malah menginap di rumah teman di Desa Tamboo.

Sementara di rumah, Ngenes masih menunggu suaminya. Ketika malam sudah larut, Ngenes pun berinisiatif untuk mencari Akuloh di rumah teman-temannya. Saat di desa Tamboo, Ngenes pun mendapati Akuloh sedang terbaring lemas karena tengah mabuk berat hingga muntah-muntah.

Dengan sabar, Ngenes yang meminta Akuloh untuk pulang ke rumah malah dibalas dengan bentakan super keras.

Rupanya tidak hanya dibentak, tendangan maut pun mendarat di punggung Ngenes. Serangan Akuloh tidak sampai disitu, beberapa pukulan pun melayang. Ngenes akhirnya pulang.

Keesokan harinya, Ngenes pun mengadukan tindakan Akuloh tersebut ke Polres Bone Bolango (Bonbol). “Laporannya sudah kita terima dan sedang diproses melalui unit Reskrim,” ungkap Ka SPK Ipda Wahab Kalaka.(tr-54/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →