Komitmen Pilwako Adhan Janji Bangun Kantor Demokrat

PERTEMUAN Adhan Dambea dengan tim 9 Partai Demokrat, di warkop Perspektif. Kamis (23/11). Pertemuan itu membahas komitmen politik di Pilwako.

GORONTALO, Hargo.co.id – Kandidat calon walikota Adhan Dambea makin intens melakukan penjajakan dengan partai Demokrat. Setelah bertemu dengan pengurus DPP Demokrat belum lama ini, mantan Walikota Gorontalo itu, kemarin (23/11), bertemu dengan tim 9 partai Demokrat Gorontalo.

Pertemuan yang berlangsung di warkop Perspektif Kota Gorontalo itu, membahas komitmen politik terkait pencalonan di Pilwako.

Tim 9 yang hadir dalam pertemuan itu masing-masing Ketua DPC Demokrat Kota Gorontalo Erman Latjengke, pengurus DPD Demomkrat Provinsi Gorontalo Arifin Djakani, Mucksin Brekat, Syamsul Bahri Daud, serta ketua DPC Demokrat Kabupaten Gorontalo Utara, Thamrin Mangindaan.

Saat diwawancarai, Adhan mengatakan, pihaknya sangat menginginkan partai Demokrat bisa mengusung duet Adhan Dambea-Charles Budi Doku (AD-CBD) di Pilwako. Karena itu, AD-CBD siap untuk membangun komitmen politik yang sungguh-sungguh dengan Partai Demokrat.

“Kita pasangan AD – CBD bicara komitmen dengan partai Demokrat. Dan yang bisa saya perbuat untuk Demokrat, ketika saya diizinkan oleh Allah menjadi walikota nanti, maka setelah setahun menjabat, maka saya siap bangun kantor Partai Demokrat Kota Gorontalo yang sudah milik sendiri, tanpa kontrak lagi. Sehingga Demokrat paling tidak ada kenangan dengan saya,” ungkap Adhan.

Adhan menambahkan selain kantor, pihaknya juga akan siap mendukung kebesaran partai Demokrat dalam momentum pemilu 2019. Khususnya terkait pencapaian perolehan kursi di legislatif baik DPRD maupun DPR-RI.

“Kalau untuk 2019, minimal kita tidak akan mengganggu calon dari partai Demokrat, saya akan berikan kesempatan seluas-luasnya untuk mereka bersosialisasi,” jelas Adhan yang juga ketua DPD Hanura Gorontalo itu.

Menurut Adhan dirinya juga sudah pernah membuktikan komitmennya dengan partai Demokrat. Yaitu saat pilkada 2015 dan Pilkada 2017. “Waktu tidak menjabat lagi walikota pada tahun 2014, saya bisa membantu partai Demokrat dalam perolehan suara di Pileg 2014 lalu.

Dari yang tadinya 3 kursi, sekarang sudah 4 kursi. Inilah komitmen yang saya sudah pernah buktikan,” kata Adhan. Pada kesempatan tersebut, Adhan juga menyampaikan kepada tim 9 bahwa saat ini pasangan AD – CBD sudah memenuhi syarat dukungan partai politik untuk pencalonan di Pilwako. Karena bakal diusung PAN (4 kursi), Hanura (3 Kursi), dan Gerindra (2 Kursi).

“Kalau ditambah dengan Demokrat maka kekuatan kita lebih bagus lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota tim 9 Partai Demokrat, Mucksin Brekat yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut bagian dari tugas tim 9 Demokrat.

“Memang sebelum tanggal 25 November nanti, kita sudah menyurat ke semua bakal calon untuk melakukan pertemuan dengan bakal calon, dan pak Adhan sudah meresponnya,” ungkap Mucksin.
“Untuk penentuan calon walikota dan wakil walikota dari partai Demokrat itu semuanya kita serahkan ke DPP. Dengan berdasarkan kajian dan masukan dari tim 9,” sambungnya.

Aleg Komisi B DPRD Kota Gorontalo ini juga menyampaikan bahwa di tim 9 tidak ada perpecahan. Yang ada adalah kajian dan pendapat dari masing-masing tim 9. “Saya juga perlu sampaikan bahwa tim 9 tidak pecah, dan tidak memiliki jagoan masing-masing.

Yang ada hanyalah kajian dari masing-masing anggota tim 9. Saya contohkan menurut saya calon A itu surveynya tinggi dan punya peluang menang, tapi anggota tim 9 lain mempunyai pendapat yang berbeda juga. Inilah yang kita akan samakan persepsi pada tanggal 25 November nanti, dan kita akan serahkan ke DPP melalui DPD,” pungkasnya. (wan/hg)