Krisis Obat di Rumah Sakit Aloei Saboe, Ini Alasan Walikota

Marten Taha. (Dok Hargo.co.id)

Hargo.co.id GORONTALO – Keluhan pasien terhadap layanan rumah sakit Umum daerah Prof Aloe Saboe (RSAS) tidak saja pada banyaknya pasien yang tidak mendapatkan ruangan tawat inap. Tapi juga sejumlah stok obat yang kurang.

Hal ini disebabkan membludaknya pasien dalam satu minggu terakhir. Ketersediaan tempat tidur dan ruangan di RSAS hanya mampu menampung 350 pasien, tapi hingga tadi pagi (19/1) jumlah pasien telah mencapai 457 orang.

“Rumah sakit ini rujukan, jadi bukan hanya pasien dari kota Gorontalo. Ada yg dari Boalemo, kab Gorontalo bahkan dari luar daerah (provinsi) juga di rawat disini,” ujar Walikota Marten Taha saat mendampingi Gubenur Gorontalp Rusli Habibie meninjau kondisi pasien RSAS (19/1).

Terkait dengan kekosongan obat di apotek RSAS, Walikota mengatakan tak lepas dari membludaknya pasien. Menurutnya penyampaian dari pihak rumah sakit, stok obat termasuk cairan infus di RSAS sangat cukup hingga akhir januari, termasuk untuk stok tambahan 10 persen.

“Tapi karena jumlah pasien terus bertambah maka kondisinya seperti itu,” ujarnya.

Tapi kata Marten saat ini tidak lagi, semua kebutuhan obat dapat tetpenuhi. “Kita berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, dan pan gubernur langsung perintahkan dinas kesehatan provinsi untuk membantu ketersediaan obat di rumah sakit,” ujarnya. (tro/hargo)

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →