Ladies-ladies Ditangkap

0
PENYIDIK Pegawai Negeri Sipil (PPNS), saat memeriksa sejumlah perempuan pekerja malam di sejumlah cafe di Kabupaten Pohuwato

Hasil Razia di Marisa dan Baguat

 hargo.co.id MARISA – Sedikitnya 14 orang ledies atau perempuan yang bekerja dimalam hari terjaring razia oleh satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kemarin sekitar Pukul 12.00 Wita.

Data yang berhasil dirangkum Gorontalo Post (grup hargo.co.id) , 14 perempuan tersebut berhasil dijaring dari beberapa tempat hiburan malam yang ada di daerah Pohuwato. Diantaranya, di Marisa dan Paguat. Para wanita ini pun kemudian didata oleh Satpol PP dan dibuatkan surat pernyataan.

Kepala Satpol PP, Zairin TD Maksud melalui PPNS, Ali Mbuinga menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh pihaknya ini tidak lain untuk penertiban serta mendata kembali para pekerja malam. Apalagi mereka rata-rata masyarakat dari luar Gorontalo. Jadi perlu dicari tahu asal muasal dari para pekerja ini.

Ditanyakan apakah ada sangkut pautnya dengan kejadian terorisme serta pemboman? Ali Mbuinga menyatakan, itu sebenarnya adalah ranah Kepolisian. Hanya saja, pihaknya pula akan turut membantu sesuai dengan tugas pokok serta fungsi. Salah satunya yakni mengidentifikasi para pekerja yang datang bekerja di daerah Pohuwato.

“Mereka pula harus didata, apakah memiliki identitas atau tidak. Kami pun telah meminta mereka untuk menandatangani surat untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar peraturan daerah (Perda) dan lain sebagainya,” jelasnya.

Lanjut kata Ali Mbuinga, pihaknya pula telah memberikan pembinaan kepada para perempuan yang terjaring razia serta diantar kembali ketempat mereka semula.

“Dalam surat pernyataan yang telah kami buat, perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam, kami minta untuk kembali kepada keluarga mereka masing-masing dan ini yang kami harapkan agar kiranya bisa ditaati serta dipatuhi. Jika tidak, maka mereka (Perempuan, red) akan kami tindaki sesuai dengan aturan yang ada,” pungkasnya. (kif/hargo)