Listing Anak Usaha BUMN Bakal Beri Dampak Positif

Ilustrasi IHSG. Foto: JPNN

Hargo.co.id – Pencatatan saham anak usaha BUMN di lantai bursa dinilai akan berdampak positif. Selain itu, pencatatan saham anak usaha BUMN akan mampu memberikan efek positif kepada kinerja pasar modal secara umum.

Praktisi ekonomi dari Indosterling Capital William Henley pun mendukung ajakan Presiden Joko Widodo pada pekan ini yang menginginkan anak-anak perusahaan BUMN segera listing di lantai bursa.

“Untuk mendukung kerja anak BUMN dalam hal itu, suntikan modal merupakan sesuatu keniscayaan,” kata William, Minggu (17/9).

Menurut William, penyertaan modal negara (PMN) tentunya tidak selalu dapat dijadikan sandaran.

Berdasarkan pengalaman, kata dia, pencairan dana PMN itu sering mengalami keterlambatan. Sebagai gambaran, pada tahun lalu, dana baru cair pada Desember 2016.

Kendala lain adalah penyelesaian proses perizinan dan pemilihan mitra strategis untuk sejumlah proyek membutuhkan waktu lama.

Hasilnya, dia mencatat dari total alokasi PMN 2016 sebesar Rp 41,8 triliun, penggunaan baru mencapai 21 persen atau sekitar Rp 8,9 triliun.

“Berkaca dari fakta yang ada, sudah seharusnya Kementerian BUMNsegera mendorong anak usaha perusahaan mereka untuk melantai di pasar modal,” ujar William.

William menyebut ada sembilan dengan sebagian besar induk perusahaan telah menyandang status perusahaan terbuka yang didorong ke pasar saham tahun ini.

Sementara itu, hingga kini pihak Kementerian BUMN menyebut hanya empat anak usaha yang siap melantai.