Listrik 900-3.300 VA Dihapus, Pelanggan Rumah Tangga Dialihkan ke 4.400 VA

Ilustrasi

Hargo.co.id – Bagi para pelanggan listrik golongan 900 volt ampere (VA) hingga 3.300 VA siap-siap beralih ke golongan 4.400 VA. Pasalnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN Persero akan menerapkan pelanggan rumah tangga satu golongan. Yakni listrik rumah tangga nonsubsidi 4.400 VA. Dengan kebijakan tersebut, maka golongan 900 VA tanpa subsidi, 1300 VA, 2.200 VA serta 3.300 VA bakal dihapus. Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

“Kebijakan penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi akan bermanfaat untuk jangka panjang. Saat masyarakat membutuhkan daya listrik yang lebih besar guna melancarkan kegiatan sehari-hati,” ungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dikutip dari detik, Senin (13/11).

Mantan Menteri Perhubungan itu mengatakan, saat ini sedang dikembangkan peralatan rumah tangga hingga alat transportasi berbasis listrik. Mulai dari kompor hingga sepeda motor dan mobil listrik. Sehingga Jonan beralasan, bila masyarakat kelang menengah masih menggunakan daya 1.300 VA maka tak akan cukup.

“Dengan daya yang mencukupi, sepanjang tarif tidak naik, masyarakat akan memiliki opsi untuk menggunakan kendaraan listrik sehingga bisa mengisi baterai kendaraan listrik di rumah masing-masing,” ungkap Jonan.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Dadan Kusdiana dalam siaran persnya mengatakan, penyederhanaan tidak berlaku bagi pelanggan rumah tangga penerima subsidi.

“Golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangga yang disubsidi oleh pemerintah, tidak mengalami perubahan,” kata Dadan, Ahad (13/11).

Ia menegaskan, kenaikan dan penambahan daya tersebut tidak akan berpengaruh pada pengeluaran biaya listrik masyarakat. “Tidak akan dikenakan biaya apa pun, dan besaran tarif per kWh tidak akan berubah,” tegas Dadan.

Menurut Dadan, Pemerintah berharap dengan penyederhanaan golongan pelanggan listrik tersebut, tenaga listrik lebih bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Karena visi besar pemerintah dalam bidang kelistrikan adalah menaikkan kapasitas listrik, pemerataan layanan listrik dengan target elektrifikasi nasional 97% hingga tahun 2019, serta keterjangkauan masyarakat dalam mengakses listrik.

“Masyarakat yang memiliki Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga akan diuntungkan dengan program ini. Hal itu karena selama ini UMKM rata-rata adalah pelanggan golongan 1.300 VA hingga 3.300 VA. Dengan kenaikan daya tanpa tambahan biaya dan tanpa kenaikan tarif per kWh, UMKM dapat berkembang karena bisa memperoleh daya listrik yang lebih besar tanpa mengeluarkan biaya tambahan,” urai Dadan.

Lebih lanjut ia menambahkan, pengaturan penyederhanaan golongan tarif dan daya listrik tersebut secara detail masih dibahas Kementerian ESDM dan PLN. “Selanjutnya akan disosialisasikan kepada publik sebelum diberlakukan,” pungkasnya,” ujarnya.(san/detik/hg).