Lobi-lobi Koalisi Pilgub Gorontalo Bakal Alot, Ini Hasil Survei dari JSI

Ilustrasi wajah yang akan maju di Pilgub Gorontalo. (Gorontalo Post)

Hargo.co.id GORONTALO – Tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) rencananya baru akan dimulai pertengahan tahun nanti.

Namun, bagi para kandidat yang bakal bertarung sudah saatnya merancang dan membangun koalisi sejak saat ini.

Pasalnya, dinamika politik untuk menjalin koalisi sesuai perolehan kursi partai politik (parpol) di parlemen akan sangat dinamis. Bahkan bakal sangat alot dan liar.

Sehingga berpeluang melahirkan figur-figur yang selama ini kurang diperhatikan.

Lembaga survei dan konsultan politik nasional Jaringan Suara Indonesia (JSI) melalui Manajer Strategi Pemenangan JSI, Sufri Magau mengatakan, munculnya sejumlah nama jelang Pilgub Gorontalo adalah hal yang wajar.

Namun, ada beberapa nama yang nantinya muncul secara tiba-tiba yang didasari arah koalisi.

Setiap akan digelar suksesi, baik Pilpres, Pilgub, Pilbup dan Pilwako, yang kerap muncul adalah koalisi. Yakni persekutuan, gabungan atau aliansi beberapa unsur, di mana dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri. Aliansi seperti ini mungkin bersifat sementara atau berasas manfaat.

Menilik kembali komposisi perolehan kursi di Gorontalo, maka hanya Partai Golkar yang mampu mengusung sendiri pasangan meski tanpa koalisi.

Partai warisan ‘orde baru’ itu, mampu mengamankan 12 kursi dari 45 kursi di tingkat provinsi. Pencapaian itu setara dengan 26 persen perolehan suara di Pemilu 2014.

Sementara PAN menduduki posisi kedua Parpol perolehan kursi terbanyak setelah Partai Golkar, yakni 7 kursi.

About Admin Arifuddin

Senang menulis dengan nuansa kesederhanaan

View all posts by Admin Arifuddin →