Lokasi Mulai Disterilkan, 2.700 Personel Siap untuk Pengamanan Kunjungan Ibu Negara

STERILISASI - Dandim 1304/Gorontalo, Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki didampingi Kepala Puskesmas Limboto saat sedang meninjau kesiapan sekaligus sterilisasi di lokasi kunjungan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Puskesmas Limboto salah satu tempat yang akan dikunjungi Ibu Negara dengan agenda Ivatest dan Sosialisasi Tuberkulosis (TB) yang akan dihadiri sedikit 300 orang.

GORONTALO, Hargo,co.id – Masih jelang kedatangan ibu negara, Iriana Joko Widodo. Dipastikan akan memperoleh pengamanan super ketat dari instansi pengamanan di Gorontalo.

Terinformasi, pengamanan ibu negara ini akan melibatkan sedikitnya 2.700 personel baik dari TNI, Polri hingga tim dari Pemerintah daerah. Sejumlah lokasi pun sudah disterilkan oleh TNI. Iriana sendiri dijadwalkan tiba di Gorontalo, Senin (22/1) pekan depan, dengan pesawat khusus.

Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol Rachmad Fudail melalui Kabid Humas, AKBP Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, rencana kedatangan ibu negara sudah hampir pasti ke Gorontalo. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya telah menyiapkan rencana pengamanan termasuk penyiapan personil pengamanan.

Pengamanan nantinya akan terdiri dari tiga lapis. Lapis pertama terdiri dari Pasukan Pengamanan presiden (Paspampres) yang sebelumnya telah melakukan clearing. Kemudian lapisan kedua terdiri dari unsur TNI dan pengamanan lapisan ketiga barulah pasukan Polri. Khusus untuk Polri, Polda Gorontalo telah menyiapkan 803 personil polri.

“Untuk kegiatan ibu negara, Polri dibawah BKO TNI, artinya Ring 1 Paspampres, Ring 2 TNI dan Polri ada di Ring 3. Untuk Polda sudah menyiapkan 803 personil dengan rincian personil Polda 553 orang, Polres Gorontalo Kota 100 personil, Polres Gorontalo 150 personil,” ujar Wahyu, kemarin, Kamis (18/1).

Sementara itu, Puskesmas Limboto yang menjadi salah satu tempat yang akan dikunjungi ibu negara disterilkan oleh TNI yang dipimpin langsung oleh Dandim 1304/Gorontalo, Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki, kemarin.

Menurut Dandim, pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan pengamanan dengan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah diatur, termasuk didalamnya pengamanan kunjungan Presiden dan keluarganya. “Hari ini kami dari aparat pengamanan baik itu TNI, POLRI dan Pemerintah setempat mengecek sejauh mana kesiapan yang dilakukan. Baik itu rute yang dilakui ibu negara, maupun objek-objek yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan,” ujar Dadang.

Dirinya juga menambahkan jika pihaknya dituntut untuk selalu siap apapun dan kapan pun jika nantinya dalam agenda kunjungan ibu negara sewaktu-waktu berubah. “untuk kesiapannya sudah 70 persen.

Namun kita tetap harus siaga jika sewaktu-waktu agenda ibu presiden berubah,” tutup Dadang.

Kepala Puskesmas Limboto, Ismail Akase, mengatakan, kunjungan ibu negara khusus di Puskesmas Limboto terkait kegiatan Ivatest dan Sosialisasi Tuberkulosis (TB) yang rencananya diikuti oleh 300 orang.(tr45/tr56).