LUAR BIASA, Kata Tetangga: Owner Investasi Get-get itu, 3 Bulan Beli 3 Mobil

Rumah milik Rosdiyana Bone yang terletak di Dusun Olunga Desa Mekarjaya Kecamatan Wonosari, Boalemo, tak henti dikunjungi masyarakat. (foto Gusran/Gorontalo Post)

NAMA Dhiyan Bone atau lengkapnya Rosdiana A Bone mendadak tenar setelah Bos Investasi Bodong itu tertangkap akibat Bisnis investasi tak berujung yang dilakoninya terungkap ke ranah pidana. Pasca ditangkapnya pemilik Nama Panggilan Dhiyan tersebut, kediamannya di Desa Olunga Kecamatan Wonosari seharian ramai dikerumuni warga, termasuk kalangan yang telah dirugikan akibat iming-iming yang dijanjikan Dhiyan.

========

Sejak Pagi hingga petang, sebuah Rumah permanen dengan ukuran sederhana Nampak terus dikerumuni warga. Itulah Rumah milik Rosdiana Bone. Di Rumah bercat kuning yang berada di pinggiran jalan Bongo Nol Wonosari tersebut Rosdiana tinggal bersama orang tuanya.

Menariknya, diantara warga yang berkerumun itu, ada beberapa yang disebut-sebut berprofesi sebagai polisi dan kalangan TNI. Hanya saja kedatangan aparat tersebut bukan untuk menyelidiki kasus investasi bodong yang dilakoni Rosdiana, melainkan, mereka mengaku sebagai korban janji palsu Rosdiana.

“Saya dijanjikan cair Rp 200 juta, bahkan teman yang satu ini dijanjikan cair Rp 600 juta, tapi hasilnya hanya kerugian yang kami dapat, tutur seorang pria yang enggan identitasnya dikorankan.

Gorontalo Post (grup hargo.co.id) kemudian mencoba menggali sepak terjang Rosdiana di kampong halamannya.

Beberapa tetangga Rosdiana sempat bercerita tentang bagaimana keseharian Rosdiana, termasuk sepak terjangnya saat memulai bisnis investasi yang kini berbalik menjerat mahasiswa jurusan keperawatan salah satu perguruan tinggi tersebut.

Menurut pengetahuan tetangganya, Rosdiana Bone merupakan Putri tertua dari pasdangan Aswin Bone dan Lisna Husin. Rosdiana adalah Putri tertua dari dua bersaudara.

2 KOMENTAR

  1. nda di kota besar nda pula di kota kecil, kok masih banyak yach orang yang tertipu dengan bisnis investasi semacam ini ??? jgn talalu percaya deng samua jenis akal komeng rupa bgini kasian deng torang pe kehidupan masih banyak kekurangan….

  2. Kok,..msh ada investasi bodong semacam ini bergulir di prov. GORONTALO ? Sayang y !,, Marlah kita sebagai msyarakat gorontalo untuk meningkatkn kepedulian terhadap hal hal tidak benar untuk sama2 kita hindari dengan bantuan peran pemerintah daerah (ayo pemda,… katakanlah yg benar itu BENAR dan yg salah itu tetap SALAH walaupun pahit adanya) jangan sebaliknya justru aparat pemda malah bergabung

Comments are closed.