Mahasiswa Teknik-Hukum UNG Bentrok

Bentrok Mahasiswa FakultasTeknik dan Fakultas Hukum UNG

GORONTALO, hargo.co.id – Bentrokan antar sesama mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali terjadi. Dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Tekhnik dan Fakultas Hukum, Sabtu (14/10), terlibat saling serang. Diduga pemicunya karena masalah pribadi salah seorang mahasiswi fakultas teknik dengan mahasiswa fakultas Hukum yang akhirnya berujung menjadi persoalan besar.

Bentrokan di depan gedung Fakultas Hukum itu terjadi sekitar pukul 10.00 wita. Itu berawal ketika puluhan mahasiswa yang diduga berasal dari Fakultas Tekhnik mendatangi kompleks Gedung Fakultas Hukum.

Kedatangan ratusan mahasiswa tehnik ini untuk mencari beberapa mahasiswa hukum yang menurut mereka telah melecehkan salah seorang rekan mahasiwa mereka. Kedatangan mahasiswa tehnik ini rupanya tak menciutkan nyali para mahasiswa hukum. Bentrokanpun terjadi. Aksi saling lempar tak terhindarkan. Mahasiswa fakultas hukum memukul mundur fakultas teknik. Satu unit kendaraan roda dua yang diduga milik mahasiswa tehnik menjadi bulan-bulanan para mahasiswa hukum yang sudah emosi.

Dari informasi yang dihimpun Gorontalo Post di lokasi kejadian, insiden itu hanya berlangsung selama beberapa menit. Usai bentrok, mahasiswa Tehnik dan Hukum berkumpul di sekitar fakultas mereka masing-masing.

Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UNG, Pian Hamzah mengungkapkan, peristiwa ini dipicu oleh persoalan antara beberapa mahasiswa hukum dan salah seorang mahasiswi tehnik. Persoalan itu terjadi pada Jumat (13/10) saat seluruh mahasiswa baru Fakultas Hukum dan Tehnik berkumpul di Auditorium UNG.

Saat itu, salah seorang mahasiswa Hukum iseng mengambil foto salah seorang mahasiswi Tehnik. Setelah difoto, mahasiswa hukum itu lantas mengedit foto itu dengan aplikasi lucu. Ulah mahasiswa hukum ini diketahui oleh mahasiswi fakultas teknik yang menjadi objek foto. Mahasiswi inipun langsung naik pitam dan memarahi mahasiswa hukum itu.

“Ngana tidak tau kalau kita mahasiswa jurusan tehnik,” ujar Pian menirukan kata yang disampaikan oleh mahasiswi tehnik itu.

Adu mulutpun tak terelakkan. Menurut Pian, mahasiswi fakultas teknik dan mahasiwa fakultas hukum yang terlibat cekcok itu sebetulnya sudah sempat didamaikan. Namun tak disangka cekcok itu masih berimbas hingga berujung bentrok sesama mahasiswa.

“Sudah ada mediasi antara pihak fakultas, saya juga sudah ketemu dengan Ketua Senat Tehnik untuk membicarakan persoalan ini agar tidak membesar,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Senat Fakultas Tehnik Muhammad Rezca Assang saat dikonfirmasi Gorontalo Post, minggu (15/10) kemarin.

Menurutnya, persoalan yang memicu peristiwa itu memang hanya berasal dari foto mahasiswi tehnik yang kemudian diedit oleh mahasiswa hukum. Namun menurutnya, sejauh ini kondisi mahasiswa fakultas tehnik sudah dalam keadaan kondusif.

“Sudah ada mediasi dari pihak Fakultas, dan kami masih menunggu sanksi yang menurut pimpinan Fakultas Hukum akan diberikan kepada mahasiswa hukum yang menjadi pemicu insiden ini,” tandasnya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UNG, Dr. Fence M Wantu, MH mengaku, saat kejadian, dirinya tidak berada di lokasi karena sedang mendampingi mahasiswa yang berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makassar. Tapi setelah mendengar insiden bentrokan itu, dia sudah menghubungi dekan dari kedua fakultas yang bertikai.

“Itu hanya masalah kecil saja, dan sudah selesai. Saya sudah hubungi kedua dekan mereka, dan masalahnya sudah selesai,” ungkap Fence Wantu singkat. (tr 45/wan/hargo)

3 Comments on “Mahasiswa Teknik-Hukum UNG Bentrok”

Comments are closed.