Mahasiswa Tuding ULP yang Bayar Hutang

DEMO Mahasiswa dan masyarakat di kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, untuk menuntut kejelasan kasus hutang piutang. Selasa (21/11).

Hargo.co.id – Sejumlah Mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, terus mempresur persoalan masalah hutang piutang yang diduga melibatkan Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo dan Wakil Bupati Fadli Hasan.

Kali ini mahasiswa datang melakukan unjuk rasa ke Kepolisian Daerah (Polda) dan DPRD Kabupaten Gorontalo, Selasa (21/11).

Dalam orasinya, mahasiswa menyuarakan adanya oknum Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kabupaten Gorontalo yang membantu melunasi hutang tersebut dengan cara dicicil kepada Zainudin Hasan, selaku pihak yang menggugat.

Saat diwawancarai Gorontalo Post salah satu orator Aksi Alfian Biga, menyatakan bahwa mereka mempertanyakan keterkaitan Lembaga negara Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang ikut serta dalam pembayaran utang yang sejatinya bukan wewenang mereka.

“Kami atas nama Mahasiswa dan Masyarakat Kabupaten Gorontalo meminta pihak DPRD untuk membentuk Panitia Khusus, agar kasus ini cepat terselesaikan,” kata Alfian.

Sementara itu Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Heriyanto Kodai saat dikonfirmasi mengatakan, tudingan tersebut tidaklah benar. Menurutnya ULP sama sekali tidak berurusan dengan masalah Utang Piutang tersebut.

“Masalah hutang sekitar Rp 13 miliar itu sudah dilimpahkan ke pengadilan,” kata Heriyanto. Menurutnya memang ada yang menitipkan uang sebesar Rp 400 juta kepadanya.

Tapi ia tak tahu kalau uang itu untuk pembayaran hutang, yang jadi permasalahan sekarang. “Yang pasti dana itu bukan sama sekali dari dana ULP,” tutupnya. (TR-58/hg)